Anggota DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi Serap Aspirasi Warga Kelurahan Loa Ipuh
Suasana reses
Ahmed Reza Fachlevi politikus Partai Gerindra dengan berdialog langsung dengan
warga Kelurahan Loa Ipuh.(foto: istimewa)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR- Anggota
DPRD Kalimantan Timur dari Partai Gerindra Daerah Pemilihan Kutai Kartanegara,
Akhmed Reza Fachlevi, melakukan kegiatan reses masa sidang III 2022, di
Kelurahan Loa Ipuh tepatnya dikediaman warga Gang Nirmala Jalan Loa Ipuh
Tenggarong, Senin (28/11/2022) siang.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan DPC
Partai Gerindra Kukar, warga RT 16 Kelurahan Loa Ipuh, para tokoh pemuda dan
undangan lainnya
Selain menjadi ajang silaturahmi ke
konstituen didaerah pemilihan. momen reses tersebut digunakan oleh warga yang
hadir untuk menyampaikan sejumlah aspirasi.
Fathan warga RT 16 Kelurahan Loa Ipuh
menyampaikan aspirasi terkait dengan permasalahan pendidikan , bantuan
kesehatan berupa mobil ambulan dan mobil jenazah, dan pelatihan kewirausahaan
untuk pemuda.
Pada bidang pendidikan pada tingkat SMA/SMK, menyampaikan
keluhan terkait dengan system penerimaan siswa baru dengan menggunakan system zonasi,
sebab ketika akan memasukkan anak yang memiliki prestasi disekolah tingkat SMA agak
kesulitan masuk sekolah yang diharapkan.
Kemudian untuk bidang kesehatan, warga berharap
adanya mobil ambulan, untuk memudahkan layanan kesehatan untuk warga yang sakit.
Menanggapi hal itu, Akhmed Reza Fachlevi yang merupakan
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim siap untuk memperjuangkannya. Terkait dengan
penerimaan siswa baru dengan system zonasi, akan ditindaklanjuti dengan
berkoordinasi ke pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim.
“Kegiatan reses yang kita lakukan ini, selain
sebagai kegiatan silaturahmi juga menjadi momen penting untuk mendengarkan apa
saja masukan, dan harapan warga masyarakat.”papar Akhmed Reza Fachlevi.
Dihadapan warga Kelurahan Loa Ipuh, Akhmed
Reza Fachlevi menuturkan program kerja dari DPRD yang sudah berjalan, terkhusus
komisi yang ia tangani, yang membidangi terkait dengan pendidikan, kesehatan,
olahraga, kepemudaan, tenaga kerja maupun kesejahteraan masyarakat.
Untuk bidang pendidikan, pada tahun ini telah
terealisasi sarana prasarana sekolah di salah satu sekolah kejuruan di kota
Tenggarong, sementara untuk beasiswa pendidikan sejauh ini masyarakat masih
banyak belum mendapatkan informasi hal tersebut. Pada APBD murni 2022 ini telah
dianggarkan program beasiswa senilai Rp150 miliar, kemudian dianggaran
perubahan 2022, senilai Rp138 miliar.
Sementara di bidang kepemudaan, pada 2023
nanti akan dilakukan pelatihan wirausaha bagi pemuda, selain pelatihan juga
akan mendapatkan support bantuan peralatan untuk menunjang aktivitas usaha
warga.
“Pada intinya kita siap untuk mengawal dan
memperjuangkan harapan masyarakat. Apa yang disampaikan semua prioritas namun
kita melihat urgensinya yang bisa dirasakan semua warga, bukan kelompok atau
golongan,”katanya.(awi)