Didik Agung Eko Wahono Bersama H. Rendi Solihin Tinjau Pembangunan Pasar , Gedung BPU dan Puskesmas Sebulu
Wakil Ketua DPRD Kukar Didik Agung Eko Wahono saat meninjau pembangunan pasar di Sebulu
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Wakil Ketua II DPRD
Kabupaten Kutai Kartanegara Didik Agung Eko Wahono, SE bersama Wakil Bupati
Kutai Kartanegara H. Rendi Solihin melakukan kunjungan lapangan ke Kecamatan
Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. 1/12/2022
Dalam kunjungan lapangan wakil bupati dan
wakil ketua II DPRD Kukar tampak turut serta hadir bersama rombongan Muhammad
Samsun, SE. M.Si T salah seorang wakil ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur
yang merupakan politisi PDI Perjuangan, Kepala OPD, Camat Sebulu Edy
Fahruddin,SE,.MM Serta Unsur Forkopim Kecamatan Sebulu, Kepala Desa, Kepala
Adat, Ketua RT dan undangan lainnya .
Rendi Solihin mengungkapkan terkait kunjungan
ke sebulu, pertama kita melakukan peninjauan “Pasar Merak” yang ada di
kecamatan sebulu, yang pengerjaannya dimulai tahun 2020 namun baru dikerjakan
tiga minggu belakangan ini.
Untuk sementara pasar yang ada digunakan
untuk pasar malam minggu, dikarenakan masih ada proses administrasi belum
rampung, tadi saya perintahkan pada camat dan jajarannya untuk memaksimalkan
manfaatkan gedung, karena kalau lama tidak digunakan, bangunan yang ada cepat
lapuk dan rusak.
“Jika digunakan ada aktifitas perdagangan dan
perekonomian sudah barang tentu bangunan pasar yang ada ikut terawat dengan
baik”. ungkapnnya
Adapun kunjungan kedua meninjau x gedung BPD
dan ruangan yang lainnya yang terbakar 3 tahun yang lalu. Insya Allah Tahun
2023 sudah kita anggarkan 2,6 Miliar melalui cipta karya pekerjaan umum Kab
Kukar.
“Mudah mudahan 2,6 Miliar ini gedung BPD,
Lembaga Adat, PKK, dan Aula Olahraga , yang nantinya bisa bergunakan
multifungsi di desa sebulu ulu”.harapnya
Terakhir kita meninjau Puskesmas yang
terletak di desa sebulu ilir yang memang sudah teranggarkan pada tahun 2022.
Alhamdulillah progresnya sudah kita lihat , hasil laporan kontraktor juga sudah
mencapai 90 persen. Saya berharap Kepala UPT Puskesmas dan masyarakat sebulu juga
terus mengawasi proses pengerjaan yang ada agar lebih baik.
“ Dalam peninjauan
tadi saya tekankan agar semua pengerjaan yang ada bisa tepat waktu, sesuai
kontrak yang ada sehingga pada tahun 2023 Pusksmas yang ada bisa dimanfaatkan
oleh masyarakat sebulu”. pinta Rendi.(hms)