Media, Informasi Utama Dalam Pemilu
Fahmi Idris saat diwawancarai awak media.
KEBERADAAN media massa, baik media cetak
maupun media digital, saat ini dirasakan
sangat penting, karena hampur sebagian besar masyarakat sudah menggunakan
telepon genggam, sehingga berita atau informasi dunia rasanya hanya dalam
genggaman.
Kemampuan yang demikian itu dirasakan oleh
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, dan menggandeng media massa, baik yang
cetak, maupun yang media online, untuk melaksanakan sosialisasi dalam usaha
menyukseskan pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Penegasan itu dikemukakan anggota KPU Kaltim
Fahmi Idris, saat membuka Sosialisasi Tatap Muka dan Press Gathering Peran
Media Massa dalam Menyukseskan Pemilu 2024, di Hotel Harris Samarinda Jumat
(16/12).
Fahmi Idris mengakui bahwa kegiatan Pemilu
2024 tidak akan bisa berjalan sukses, kalau tidak melibatkan semua unsur.
"KPU Kaltim menyadari benar akan peran
media, karena tanpa media kegiatan dan
tahapan yang berkaitan dengan Pemilu tidak akan berjalan dengan baik,"
tegas Fahmi Idris di depan puluhan media.
Sementara itu Mukhasan Ajib yang membidangi
divisi Pendidikan Pemilih, Partisipasi
Hubungan Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, KPU Kaltim, menjabarkan dalam
sosialisasi ke masyarakat, KPU Kaltim tidak bisa bergerak dan berjalan sendiri,
demi suksesnya Pemilu 2024 mendatang, dan tetap harus bekerja sama dengan
media.
"Informasi ke masyarakat soal dan
tahapan Pemilu sangat penting, apalagi kita harus bisa meningkatkan
keterlibatan pemilih dalam Pemilu 2024 mendatang sesuai target yang diinginkan
KPU Pusat, yaitu 90 persen dari jumlah pemilih seluruh Indonesia," papar
Mukhasan Ajib.
Ditambahkan Ajib, target secara nasional yang
ada, harus dijawab oleh KPU Kaltim, karena itu pihak KPU Kaltim bergerak dan
bekerja cepat, agar target yang ada itu tercapai.
Kerjasama dengan media jadi titik utama.
"Media berperan penting dalam
mensosialisasikan tahapan Pemilu ke masyarakat," tekan Ajib.
Ditanya soal partisipasi pemilih dalam Pemilu
2018 lalu, menjelaskan untuk Pilkada mencapai 75,24 persen, sedangkan dalam
Pilpres mencapai 80 persen. Berkaca akan
hal itu, Ajib cukup yakin, partisipasi masyarakat dalam Pemilu mendatang bisa
meningkat.
Kesiapan dan kerja keras adalah titik utama
KPU Kaltim dalam menyukseskan Pemilu 2024 mendatang dan anggota KPU Kaltim
dengan seluruh jajarannya siap bekerha keras demi suksesnya Pemilu, karena KPU
Kaltim siap demi Tegak Lurus Menjaga Kedaulatan Demokrasi.(hoesin kh)