Skid Row dan Jamrud Akan Getarkan Kota Raja
TENGGARONG. Rock In
Borneo (RIB) 2017 akan kembali di gelar setelah suksus mendatangkan band dunia
seperti Sepultura, Helloween, Testament, Fire House dan Michael Learns To Rock
(MLTR), kini akan hadir di Kutai Kartanegara (Kukar) Band duni Skid Row yang
akan kembali satu panggung dengan Jamrud.
Pada even RIB tahun ini
ada sesuatu yang berbeda dari sebelumnya, ya itu akan ada pertunjukan “Mamanda”
kesenian asli Kutai yang akan mengisi acara.
“Saya ingin mengenalkan
seni tradisi Kutai yang sekarang sudah mulai punah kepada generasai muda,
bahkan kemungkinan besar para generasi muda kutai tidak ada yng mengatahui apa
itu kesenian Mamanda”. Kata Event Manager Distorsi Rock Borneo, Akhamad Akbar
Haka Saputra.
Dengan menampilkan
pertunjukan mamanda, pada even RIB tahun ini semoga bisa kembali menghidupkan
seni tradisi kutai yang hampir punah ini.
“Tahun ini memeng kita
pokuskan pada pertunjukan mamandanya, jadi slod panggunya nanati lebih banyak
mamandanya dari pada yang lain, mamanda adalah seni theater khas kutai” terang
Akbar.
Akbar menambahkan,
rangakaian acara konsernya Skid Row dan Jamrud nanti ada di dalam mamanda, yang
yang berperan menjadi seorang raja, penglima perang, perdana mentri, hulu
balang dan prajuruit.
“Jadi mereka memainkan
set theater dalam beberapa adegan dan diselingi dengan konser, dan komedi,
dalam even ini juga ada penampilan para penari dari Desa Long Noran, Desa Miau
Baru dari Kutai Timur, belian dari Tanjung Isui Kutai Barat, dan jepen, Tarsul,
Beladon dari Tenggarong” terangnya.
Sejauh ini persiapan
untuk even RIB 2017 sudah 90 persen target panitia pada hari kamis semua
persiapan sudah selesai.
“Para personil Sikd Row
dan Jamrut akan tiba di Kota Raja ini pada hari jumat 20 September 2017, Skid
Row akan mengisi acara surang lebih 1 jam 30 menit dan jamrud sekitar 1 jam”
pengkasnya. aji/poskotakaltimnews.com