KPU Kukar Tak Banyak Terima Tanggapan Masyarakat Soal Daftar Caleg Sementara
Anggota KPU Kukar Muhammad Amin
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA- Komisi
Pemilihan Umum (KPU) Kukar menyatakan tidak banyak menerima tanggapan Daftar Caleg Sementara
(DCS) dari masyarakat, hingga hari terakhir pada tahapan pengumuman DCS, pada
28 Agustus 2023 lalu.
Anggota KPU Kukar Muchammad Amin mengatakan,
tahapan pengumuman tanggapan DCS berakhir pada 28 Agustus 2023, jumlah data DCS 598 orang.
"Untuk tanggapan tidak bisa kami sampaikan, cuma terkait dengan hal hal dokumen saja, apalagi yang berkaitan dengan pidana itu tidak ada. Tapi hal itu yang berhak memberikan klarifikasinya dari partai politik yang ditanggapi," kata Muchammad Amin kepada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, Rabu (30/8/2023).
Ia menyebutkan, jika pihak partai bisa
menjelaskan dan memang benar terkait apa yang ditanggapinya, maka KPU akan
menyesuaikan tanggapan tersebut dengan pertimbangan.
"Apakah tanggapan tersebut Tidak
Memenuhi Syarat (TMS), atau tidak. Maka akan kita sampaikan kembali ke partai,
untuk diganti," ucapnya.
Sementara saat ini tahapannya ialah,
pengajuan penggantian calon sementara anggota DPRD Kukar. Artinya partai
politik bisa melakukan pengajuan penggantian calon sementara tersebut.
"Sekarang itu mekanismenya pada
pencermatan DCT, ini masih bisa diganti baclegnya sesuai dengan jumlah DCS,
termasuk tanggapan masyarakat, terus kalau ada yg mengundurkan diri dari
bacalegnya, dan bisa diganti bacalegnya," ungkapnya.
Kata dia, termasuk perubahan nomor urut juga
bisa dilakukan oleh pihak partai politik, sejauh ini untuk hal tersebut, pihak
partai sudah sepakat, namun KPU tidak tahu apakah nanti ada perubahan nomor
urut atau tidak.
"Tahapan selanjutnya yakni penyusunan
dan penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) pada 4 Oktober 2023, serta pengumuman
DCT 4 November 2023," tuturnya.
Lanjut dia, dalam menyukseskan pemilu 2024,
KPU Kukar berkolaborasi dengan seluruh stakeholder baik pemerintah
daerah, Polri, dan TNI. Agar kondusifutas wilayah bisa terjaga dengan baik,
pada saat berlangsungnya pemilu 2024.(riz)