Maskapai Batik Air Buka Rute Penerbagangan ke Berau, Bupati: Akses Transportasi Efektif dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB-Mendaratnya Maskapai Batik Air penerbangan perdana dari Jakarta- Berau, pada Rabu (6/9/2023) kemarin menjadi titik terang keberhasilan Duet Kepimpinan penguasa Bumi Batiwakal Berau, Sri Juniarsih Mas bersama Wakil Bupati, Gamalis, menghadirkan kembali penerbangan pesawat berbadan lebar mendarat di Bumi Batiwakkal.

Setelah berjuang beberapa kali menjajaki ke perusahaan penerbangan hingga bertemu Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub RI, kini Maskapai Batik Air menjadi yang pertama kembali membuka rute penerbangan ke Bumi Batiwakkal.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menjadi salah satu penumpang pada penerbangan perdana dari Jakarta turut seerta dalam penerbangan Kepala Kejaksaan Negeri Berau, Hari Wibowo, beserta Kepala UPBU Bandara Kalimarau, Ferdinan Nurdin.

Pesawat dengan nomor penerbangan ID 6430 mengangkut 128 penumpang ini, mendarat mulus di Bandar Udara Kalimarau tepat pukul 06.50Wita.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyambut pendaratan Batik Air dengan mengawal langsung prosesi water salute. Serta tepung tawar kepada para awak pesawat dan pengalungan cenderamata. Sembari mengucapkan rasa syukur, Wabup Gamalis memberikan jempol seketika pesawat melintasi water salute. Penerbangan kembali Batik Air ini tentunya merupakan kebanggaan bagi Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Berau serta membawa harapan baru dalam meningkatkan aksesibilitas, konektivitas dan mobilitas orang dan barang, dari dan juga ke Berau.

Bupati Sri Juniarsih menyampaikan, kembali landingnya Batik Air di Kabupaten Berau merupakan hal kebahagiaan yang luar biasa dalam membuka akses penerbangan ke mana saja. Baik dari Jakarta-Berau (CGK-BEJ) dan sebaliknya, maupun Berau-Surabaya (BEJ-SUB), dan sebaliknya.

Mengingat Kabupaten Berau yang merupakan penyangga IKN dan sebagai satu-satunya wilayah yang memiliki potensi pariwisata.

Untuk itu, kata dia, landingnya Batik Air ini sebagai potensi pembawa turis-turis untuk datang ke Berau dan maupun sebaliknya.

Sehingganya, ia berharap hal ini terus berkelanjutan dan berkesinambungan. Serta, akan meningkatkan perekonomian dan pariwisata yang ada di Kabupaten Berau. 

“Hal ini sebagai sebuah harapan yang  sangat luar biasa dan patut untuk disyukuri.Artinya, perputaran peningkatan ekonomi akan terjadi disini, sekaligus mengangkat keunggulan pariwisata Kabupaten Berau yang sangat luar biasa,” ucapnya.

Disampaikannya lagi, dengan melihat penduduk yang ada di Kabupaten Berau, seperti halnya penduduk asal Sulawesi sekitar 30 persen, penduduk Jawa sekitar 30 persen, dan selebihnya orang campuran. Dengan begitu, terlihat ada potensi penerbangan yang cukup tinggi, seperti ke Makassar hingga Jogja baik bepergian untuk sekolah selayaknya mahasiswa ataupun hal lainnya.

“Tentu ini sangat menjanjikan sekali.Kami percaya, bahwa kehadiran maskapai ini akan memberikan akses transportasi yang lebih efektif dan efisien yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Berau." Ungkap Bupati Berau.

Bupati berharap dengan beroperasinya jalur penerbangan ini, akan lebih memperkuat kemitraan antara Pemerintah Daerah, Kemenhub dan Maskapai Batik Air serta juga pihak terkait lainnya, untuk ke depan bisa lebih banyak lagi membuka alur rute penerbangan lainnya, baik dari dan ke Bandara Kalimarau, Berau.

Sementara itu, Kepala Kantor BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin juga menyatakan bahwa hal ini sebagai kolaborasi dukungan Pemerintah Daerah terkhusus Bupati dan Wabup Berau, beserta Kajari yang mendorong pihaknya untuk terus menggencarkan penambahan maskapai.

“Kembalinya Batik Air ini tentu memiliki effect domino perekonomian dan daya beli masyarakat yang akan meningkat. Serta, akan berdampak pada pengendalian inflasi.Jadi sekali lagi, kami titipkan maskapai Batik Air ini agar terus bisa berkelanjutan dan berkesinambungan,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, Batik Air memiliki frekuensi penerbangan 7 kali seminggu dengan tiap-tiap rute yakni, (CGK-BEJ), (BEJ-CGK), (SUB-BEJ), dan (BEJ-SUB). Dengan jumlah seat ekonomi 144 dan bisnisnya 12 s Maka dari itu, ia berpesan kepada masyarakat batiwakkal untuk pesawat yang ada saat ini agar terus dioptimalkan agar berkelanjutan.

Manajer Operasional Batik Air, Agus Wicaksono menambahkan bahwa pihaknya terus berikan support untuk semua sektor mulai dari bisnis pariwisata dan juga untuk menghubungkan masyarakat Kabupaten Berau dengan daerah-daerah lainnya.

“Berau ini menjadi unggulan kami ke lima, dan kami berharap mendapatkan dukungan dari masyarakat dan lainnya,” paparnya.

“Dan terimakasih telah memberikan kesempatan untuk bisa terbang kembali di Kabupaten ini untuk beroperasi. Semoga bisa mewujudkan daerah yang unggul sesuai harapan,” pungkasnya. (sep/adv)