Seminar Nasional Poltek Simas Berau Coal, Pentingnya Pendekatan Vokasi dalam Mempersiapkan SDM Siap Kerja
Politeknik Sinar Mas Berau Coal (Poltek Simas BC) menggelar seminar nasional bertema "Peran Pendidikan Vokasi dalam Mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Siap Kerja
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TANJUNG REDEB- Persaingan di dunia kerja kian ketat, dan para
generasi muda dituntut untuk dapat bersiap menghadapinya. Dalam rangka mempersiapkan
Sumber Daya Manusia (SDM) muda menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin
kompleks, Politeknik Sinar Mas Berau Coal (Poltek Simas BC) menggelar seminar
nasional bertema "Peran Pendidikan Vokasi dalam Mempersiapkan Sumber Daya
Manusia (SDM) Siap Kerja.".
Seminar
ini berlangsung pada Sabtu, 23 September 2023, di Tokyo Ballroom Hotel Bumi
Segah, Tanjung Redeb.
Acara
ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Berau Sri Juniarsih,
Kepala Kejaksaan Negeri Berau, Hari Wibowo, perwakilan Polres Berau, perwakilan
Dandim Berau, manajemen PT Berau Coal, serta 250 peserta yang terdiri dari
pelajar dan mahasiswa.
Para
peserta mendapat kesempatan untuk mendengarkan tiga pemateri hebat, yaitu Wikan
Sakarinto, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek periode
2020-2022, Arif Wiedhartono, Direktur Operasional & HSE PT Berau Coal,
serta Nanang Rizal Achyar, Direktur Sumber Daya Manusia PT Bukit Makmur Mandiri
Utama.
Bupati
Berau, Sri Juniarsih yang hadi membuka acara, dalam sambutannya memberikan
apresiasi terhadap upaya Poltek Simas BC dalam mempersiapkan generasi muda
Berau menghadapi tantangan di dunia kerja.
Ia
mengatakan, kegiatan ini bukti keseriusan PT Berau Coal, dalam mempersiapkan
dan mengembangkan potensi pemuda pemudi Berau, agar menjadi SDM yang unggul dan
memiliki daya saing.
“Selama
ini keberadaan PT Berau Coal, memang membawa angin segar, baik bagi pendidikan,
kesehatan maupun kepedulian terhadap anak-anak muda di Bumi Batiwakkal,”
katanya.
Bupati
Sri Juniarsih juga menyoroti pentingnya pendidikan vokasi dalam memenuhi
kebutuhan tenaga kerja yang memiliki mental kuat, pemikiran luas, dan siap
bekerja di dunia industri. Ia mendorong pengembangan lembaga pendidikan khusus
yang dapat melatih tenaga kerja lokal agar memiliki keahlian dan keterampilan
di berbagai bidang.
Selain
itu, dirinya juga mengingatkan PT Berau Coal untuk memprioritaskan tenaga kerja
lokal sesuai dengan amanat Perda nomor 8 tahun 2018 tentang Penyerapan Tenaga
Kerja Lokal, yang mengharuskan minimal 80 persen tenaga kerja lokal terserap.
"Maka
dari itu perlu disadari, bahwa tenaga kerja lokal adalah tanggung jawab kita
bersama, yang kesejahteraannya harus menjadi prioritas," ujarnya.
Dirinya
juga memuji Poltek Simas BC karena telah meluluskan banyak tenaga kerja
profesional yang berkontribusi pada pembangunan Berau. Ia mendorong Poltek
untuk terus meningkatkan kualitas dan prestasi, serta berinovasi agar dapat
menarik minat siswa Berau untuk memilih Poltek sebagai tempat melanjutkan
pendidikan mereka.
"Semoga
Poltek terus akan berinovasi, sehingga menarik para siswa Berau agar memilih
Poltek sebagai sekolah lanjutannya, sehingga kemudian bersemangat membangun
Kabupaten Berau," tuturnya.
Sementara
itu, Direktur Politeknik Sinar Mas Berau Coal, Kris Adi Nugraha, menjelaskan
bahwa seminar nasional ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan pendidikan
dengan menyediakan SDM yang terampil dan berkualitas melalui pendidikan vokasi.
"Pendidikan
vokasi dapat menciptakan sumber daya manusia yang siap kerja karena pada
pendidikan ini lebih mengedepankan ilmu praktik yang bisa langsung diterapkan
di dunia kerja," ucapnya.
Kris
juga menekankan peran penting pendidikan vokasi dalam meningkatkan kualitas
tenaga kerja di era modern ini. Ia berpendapat bahwa pendidikan vokasi dapat
menghasilkan lulusan dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai dengan bidang
yang mereka tekuni.
Selain
itu, Kris menyoroti bahwa industri saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak
hanya cekatan dan terampil tetapi juga memiliki sikap dan soft skill yang baik,
siap beradaptasi dengan perubahan, inovatif, dan daya tahan tinggi. Oleh karena
itu, pendidikan vokasi yang mencakup berbagai bidang menjadi sangat penting
dalam mengembangkan potensi SDM menjadi lebih baik.
Pendidikan
vokasi, menurut Kris, berfokus pada keahlian dan kepakaran yang khas serta
mempersiapkan lulusan untuk bersaing secara global dengan keterampilan dan
teknologi aplikatif.
"Peran
pemerintah dan perusahaan adalah mendorong pertumbuhan pendidikan dengan
memanfaatkan pendidikan vokasi yang meningkatkan kemampuan individu pada SDM
untuk mendukung sektor pendidikan," ungkapnya.
Seminar
nasional ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pemuda-pemudi Berau untuk
bersaing di dunia kerja yang penuh tantangan, dengan harapan bahwa pendidikan
vokasi akan menjadi landasan kuat untuk pencapaian kesuksesan mereka.
Sementara
itu, salah seorang peserta seminar dari SMAN 7 Berau, Fajar Apriliansyah
mengaku sangat senang menjadi bagian dari peserta seminar Poltek Simas Berau
Coal. Menurutnya, banyak hal yang dia dapat dari seminar tersebut. Terutama,
mengenai gambaran industri dunia kerja.
"Saya
banyak mendapat gambaran dasar mengenai dunia kerja. Dan ini yang tidak saya
dapat di bangku sekolah sekarang. Saya senang dan berterimakasih kepada Poltek
Simas Berau Coal, telah melibatkan sekolah kami," pungkasnya. (sep)