Produksi Jagung Kaltim Besar
Panen
jagung nusantara dalam rangkaian Hari Tani Nasional 2021 bersama Gubernur
Kalimantam Timur
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.SAMARINDA
-
Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor salah satu dari 4 gubernur yang melaksanakan
panen jagung nusantara bersama Menteri Pertanian RI Menteri Pertanian Syahrul
Yasin Limpo, Rabu (29/9/2021).
Panen jagung nusantara dalam rangkaian Hari
Tani Nasional 2021 bersama Gubernur Kalimantam Timur, Sumatera Utara, Sumatera
Selatan dan Kalimantan Utara, Menteri Pertanian juga lakukan bersama 26 bupati
secara serenpak di 130 kabupaten berlokasi di 537 lahan jagung.
Untuk Kaltim, diungkapkan Kepala Dinas Pangan
Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Siti Farisyah Yana, panen raya
jagung selain di Kabupaten Kutai Kartanegara, juga Kabupaten Paser, Kabupaten
Berau, Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Timur.
"Pak Gubernur didampingi Bupati Kutai
Kartanegara, kita panen jagung dipusatkan di Kelompok Tani Saka Makmur di Desa
Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong," kata Siti Farisyab Yana, Kamis
(30/9/2021).
Di Kutai Kartanegara terlaksana di beberapa
lokasi selain Poktan Saka Makmur Tenggarong. Juga, Kecamatan Muara Kaman, di
Kelompok Tani Dirgahayu Desa Bunga Jadi, dengan luas di panen 7 ha dari luas
hamparan 50 Ha, produktivitas 4 ton per ha varietas Bisi 226.
Sedangkan di Kabupaten Paser, di Kelompok
Tani Lunu Utama Kecamatan Batu Engau, luas di panen 2 ha dari luas hamparan 10
ha dengan produktivitas 4 ton per ha, varietas Pertiwi 2.
Selain itu, Kabupaten Berau di Kelompok Tani
Sri Mulyo Desa Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan, luas di panen 2 ha dari luas
hamparan 42 ha, produktivitas 4 ton per ha, jenis varietas Pertiwi 2.
Panen jagung juga di Kota Samarinda di
Kelompok Tani Sidodadi Kelurahan Makroman Kecamatan Sambutan, luas di panen 1
ha dari luas hamparan 10 ha dengan produktivitas 3 ton per ha, jenis varietas
Pertiwi 2 Lokasi lainnya di Kabupaten Kutai Timur
Kelompok Tani Bumi Subur Desa Teluk Lingga
Kecamatan Sangatta Utara, luas di panen 8 ha dari luas hamparan 10 ha dengan
produktivitas 5,5 ton per ha jenis varietas Bisi dua.
"IP (Indeks
Pertanaman) jagung kita rata-rata masih 2 kali setahun. Tapi, Pak Gubernur
sangat bangga kepada petani kita, walaupun pandemi Covid, tapi petani masih
tetap berproduksi dan panen," ungkap Yana.(mar)