Lestarikan Tradisi, Kampung Merasa Adakan Pesta Budaya Meja Panjang

img

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB : Masyarakat Kabupaten Berau memiliki ragam kebudayaan yang tersebar di seluruh Kecamatan. Salah satu tradisi yang masih lestari dan dipertahankan keberadaanya hingga saat ini adalah Pesta Budaya Meja Panjang masyarakat Dayak di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay.

Gelaran pesta budaya tersebut dilaksanakan Kamis, (28/12/2023 lalu. Dimana acara tersebut turut di hadiri para pejabat dilingkungan Pemkab Berau. Budaya tradisi yang turun temurun tersebut kini menjadi bagian daya tarik pariwisata.

Dalam tradisi ini, setiap Rukun Tetangga (RT) di Kampung Merasa harus membuat Meja Panjang yang kemudian diatasnya diletakan suguhan berbagai macam makanan dan minuman serta berbagai jenis buah-buah segar. Selanjutnya, masyarakat di pedalaman Kelay ini pun saling kunjung mengunjungi dan bersilaturahmi.

Kebersamaan ini yang masih terus dipertahankan sebagai upaya dalam membangun dan memperkokoh rajutan silaturahmi dan persaudaraan. Dengan dikemas secara menarik, tradisi ini pun menjadi bagian dalam kunjungan wisatawan.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan  kegiatan ini sebagai ajang pelestarian tradisi budaya sekaligus meningkatkan potensi wisata Kabupaten Berau. Apalagi, Kampung Merasa telah dinobatkan sebagai kampung wisata dan berhasil masuk 300 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2022.

"Sehingganya, predikat dan penghargaan ini perlu kita pertahankan dan kita buktikan bahwasanya Kampung Merasa memang layak dikenal dan dikunjungi wisatawan sebagai destinasi wisata budaya yang luar biasa," jelasnya.

Kemudian, Bupati sangat bersyukur karena Pesta Budaya Meja Panjang Kampung Merasa sudah masuk dalam kalender wisata tahunan Pemkab Berau dan Pemprov Kaltim. Tentunya ini dapat meningkatkan angka kunjungan wisatawan, yang dipastikan dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Konsep tradisi Pesta Budaya Meja Panjang ini sarat akan makna. Seluruh masyarakat kampung menyajikan makanan di atas meja yang memanjang. Kemudian, setiap warga saling berkunjung ke meja masing - masing untuk berkumpul dan makan bersama. Tujuannya adalah mempererat jalinan persaudaraan, bukan hanya antar Suku Dayak, tetapi untuk semua etnis dan suku yang bermukim di Kampung Merasa.

Menurutnya, Pesta Budaya Meja Panjang pun semakin meriah dengan adanya pertunjukan tarian tradisional khas Dayak, music Sampe, atraksi menyumpit dan berburu, alunan music Sopoq, lomba kesenian tradisional, parade pakaian adat Dayak, hingga festival kuliner dan jajanan tradisional, yang tentunya semakin memeriahkan ajang kebudayaan tahunan ini.

"Saya mengajak kepada kita semua, mari meriahkan dan semarakkan ajang kebudayaan ini. Karena kegiatan ini bukan hanya untuk mempertahankan tradisi dan budaya dayak, tetapi juga menyimpan nilai-nilai luhur, seperti semangat kebersamaan, gotong royong, dan toleransi yang dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Selanjutnya, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap tokoh adat, tokoh masyarakat Kampung Merasa atas kontribusi dan dedikasi yang diberikan selama ini, dalam upaya merawat kekayaan budaya yang ada.

Lanjutnya, Sri Juniarsih menyampaikan apresiasinya kepada segenap aparatur Pemerintah Kampung Merasa, Pemerintah Kecamatan Kelay, panitia pelaksana, masyarakat, serta semua pihak yang telah membantu dan menyukseskan terselenggaranya ajang tradisi dan budaya ini.

Marilah kita bersama-sama senantiasa bersatu untuk merawat budaya dan memperkenalkannya kepada generasi muda. Semoga warisan kekayaan budaya ini terus terjaga hingga masa-masa yang akan datang," jelas Sri Juniarsih.

Pemerintah Kabupaten Berau memiliki komitmen kuat dalam memajukan sektor pariwisata sebagai sektor andalan daerah melalui program peningkatan ekonomi masyarakat dengan pengembangan usaha berbasis pariwisata dan kearifan lokal.

Ia pun mendorong segenap pihak untuk dapat memaksimalkan seluruh potensi Kampung Merasa yang sungguh luar biasa, baik dari sisi pesona alam, kebudayaan, hingga coklatnya yang sudah banyak dikenal luas di Indonesia, bahkan mancanegara.

Bupati pun berharap kepada seluruh perangkat terkait, dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pokdarwis, perangkat kampung, dan kecamatan, untuk senantiasa melakukan upaya pelestarian kebudayaan asli daerah dengan kegiatan- kegiatan inovatif dan pemberdayaan masyarakat.

Besar harapan Bupati, destinasi wisata Berau, kelak tidak hanya berorientasi pada wisata alam bahari atau kekayaan alam bawah laut saja, tetapi juga wisata budaya yang masih dilestarikan dan menjadi ciri khas daerah tersebut, salah satunya Pesta Budaya Meja Panjang di Kampung Merasa.

"Hal ini kiranya menjadi motivasi kita, terlebih saat ini Kampung Merasa sudah berstatus Kampung Maju, yang mudah- mudahan ke depan, bisa kita tingkatkan menjadi Kampung Mandiri dan berprestasi, yang juga menginspirasi kampung- kampung lainnya yang ada di Kabupaten Berau," ungkapnya. (Sep/Nad)