Kaltim Juara Umum MTQN XXXI 2026 di Semarang, Piala Bergilir Presiden Kembali ke Benua Etam

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN: Hasil tidak mengkhianati perjuangan. Ungkapan tersebut sejalan dengan keberhasilan kafilah Kalimantan Timur (Kaltim) mempertahankan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah.

Prestasi gemilang putra-putri terbaik Benua Etam itu sekaligus membawa kembali Piala Bergilir Presiden ke Kalimantan Timur, setelah sebelumnya diraih pada MTQN XXX Tahun 2024 di Samarinda.

Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses pembinaan dan latihan yang dilakukan secara disiplin dan berkelanjutan.

“Mereka berlatih tidak berhari-hari, tidak berminggu-minggu, tapi berbulan-bulan mengikuti pelatihan penuh disiplin,” kata Rudy kepada awak media setibanya di Terminal Kedatangan Umum Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Minggu (20/9/2026).

Dari 56 peserta kafilah Kaltim yang mengikuti berbagai cabang musabaqah di Semarang, sebanyak 37 peserta berhasil meraih prestasi. Rinciannya, 17 juara pertama, 13 juara kedua, enam juara ketiga, serta sejumlah juara harapan.

Secara keseluruhan, Kaltim mengumpulkan nilai 288 dan menempati posisi teratas. Tuan rumah Jawa Tengah berada di peringkat kedua dengan nilai 208, disusul DKI Jakarta di peringkat ketiga dengan nilai 129.

“Prestasi kafilah kita ini sangat membahagiakan Kalimantan Timur. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh kafilah yang sudah mengharumkan Kaltim, juga atas dukungan dan doa masyarakat Kaltim,” ujar Rudy.

Rudy berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim bersama LPTQ kabupaten dan kota untuk terus melakukan pembinaan terhadap generasi terbaik daerah.

Menurutnya, persiapan harus dilakukan sejak dini menghadapi MTQN XXXII Tahun 2027 yang akan berlangsung di Jakarta.

“Kita semua bersama-sama berharap Kaltim mampu mempertahankan prestasi juara umum ketiga kalinya tahun 2027 di Jakarta. Mudah-mudahan Piala Bergilir Presiden menjadi piala tetap Kaltim,” harap Rudy Mas'ud yang tiba di Balikpapan bersama istri, Hj Sarifah Suraidah Rudy Mas’ud.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim yang juga Ketua Umum LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim telah menyiapkan apresiasi bagi para kafilah yang berhasil meraih prestasi pada MTQN XXXI.

“Pemerintah Provinsi Kaltim memberikan apresiasi bagi juara satu Rp100 juta, juara kedua Rp50 juta, juara ketiga Rp25 juta dan juara harapan Rp10 juta,” jelas Sri Wahyuni.

MTQN XXXI berlangsung di Provinsi Jawa Tengah pada 11–20 September 2026. Dalam ajang tersebut, DKI Jakarta ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQN XXXII Tahun 2027.

Kepulangan kafilah Kaltim di Balikpapan turut disambut Wali Kota Balikpapan H Rahmat Mas’ud, Ketua MUI Kaltim, Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim Dasmiah, para pelatih, serta keluarga dan pendukung kafilah Kaltim.(mar)