Tingkatkan Kompetensi SDM, Bappeda Kukar Gelar Workshop Input Data Sektoral Lewat Aplikasi Becik

img

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR : Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar mengikuti workshop penginputan data sektoral pada aplikasi 'Becik' 2023. Kegiatan tersebut digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, di Aula Bappeda.

 

Plt Kepala Bappeda Kukr Sy. Vanesa Vilna mengatakan, kegiatan tersebut digelar selama 2 hari sejak 25-26 Januari 2024 yang terbagi 2 sesi. Sementara sesi pertama diikuti oleh OPD Kabupaten, dan sesi kedua diikuti oleh seluruh Kecamatan.

 

"Pesertanya itu dari Kepala, Sekretaris OPD, operator pengelola aplikasi data. Mereka dilatih untuk input data pada aplikasi Satu Data Indonesia (SDI)," kata Vanesa Vilna pada Poskotakaltimnews, Jum'at (26/1/2024).

 

Tujuan dari kegiatan tersebut ialah untuk meningkatkan kompetensi mereka, agar mereka dapat menginput data dengan baik. Sehingga data yang dihasilkan benar benar valid.

 

"Setiap peserra harus mengikuti workshop sampai selesai, sehingga dapat mengoperasikan aplikasi dengan lancar," ujarnya.

 

Sementara ada beberapa potensi permasalahan dalam penyediaan data, diantaranya metadata belum sepenuhnya tersedia pada masing masing data yang telah disiapkan, sehingga dimungkinkan terjadi inkonsistensi data.

 

Kemudian, data data pelaporan seperti IKK, SDG's, DDA dan lainnya belum sepenuhnya tersedia di OPD. Hal itu dapat diatasi juga dengan pemilahan data diampu oleh Kementerian/Lembaga, maupun pemerintah daerah, yang selanjutnya disinkronkan  dengan metadata nasional.

 

Sedangkan data lokal menjadi fokus pembahasan lanjutan pada forum satu data Kukar. Menyediakan alokasi anggaran bagi penyediaan data data pelaporan yang dianggap strategis dan wajib disediakan dibawah pembinaan Badan Pusat Statistik (BPS).

 

Pihaknya meminta seluruh OPD agar dapat menginput data sektoral pada aplikasi Becik paling lambat akhir Januari 2024, jika dalam proses pengunputan ada kendala teknis bisa segera dikoordinasikan dengan Bappeda atau Sekretariat satu data Kukar.

"Seluruh data harus dapat tersedia paling lambat akhir Januari 2024," ungkapnya. (riz)