Wagub Seno Ajak Ormas Bergandengan Tangan Mambangun Kaltim
POSKOTAKALTIMNEWS,SAMARINDA: Wakil Gubernur Kalimantan Timur H. Seno Aji menegaskan pentingnya peran Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) maupun penguyuban dalam mendukung program pembangunan daerah, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, hingga kemasyarakatan.
“Keberadaan Ormas bukan hanya sebagai wadah aspirasi
masyarakat, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan
yang berkelanjutan, dan berkeadilan,”kata Seno Aji didampingi Kepala Badan
Kesbangpol Kaltim Sufian Agus, saat menerima audiensi dan silaturahmi dengan ketua dan pengurus
Dayak Kutai Banjar (Dakuba) Kaltim dan Kota Samarinda, diruang Rapat
Wakil Gubernur Kaltim, lantai dua Kantor Gubernur Kaltim, Senin (17/3/2025).
Wagub Seno mengapresiasi
kepada jajaran pengurus Dakuda Kaltim, terus menjaga kondusifitas daerah, karena semuanya tidak bisa hanya dilakukan
oleh pemerintah saja.
"Ormas Dakuda sebagai
kelompok yang paling dekat dengan masyarakat khususnya di tingkat akar rumput,
harus bisa menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat,"tandasnya.
Seno Aji juga mengajak Dakuda maupun ormas maaupun
penguyuban yang ada di Kaltim, untuk terus bersama bergandengan tangan
membangun Kaltim.
Seno Aji juga berharap ke depannya Ormas dapat
berperan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga dan memperkuat
persatuan dan kesatuan daerah, memelihara serta melestarikan norma, nilai dan
etika di berbagai bidang kehidupan, sehingga terwujud sebuah kemajuan dan
kesejahteraan masyarakat.
"Ormas dan khsusunya Dakuba diharapkan bersama pemerintah dapat saling
bahu membahu menyamakan langkah membangun Kaltim,” pinta Seno Aji.
Ketua Umum Dakuba Kaltim
Inphil Jonathan berterima kasih kepada Wagub Kaltim Seno Aji, yang bersedia
menerima audiensi dan bersilaturrahmi, sekaligus memaparkan keberadaan Dakuda yang berdiri sejak 2011,
serta rencana dalam waktu dekat akan melaksanakan rapat kerja.
"Dalam kegiatan
rapat kerja mendatang akan merubah nama
Dakuda menjadi Pemuda Kesatuan Bangsa, karena kita sudah ada IKN, kita harus
nasionalis, dan bisa menerima semua suku-suku yang ada di Kaltim," kata
Inphil Jonathan.(mar)