Libur Panjang Lonjakan Penumpang ke Derawan dan Maratua Meningkat Signifikan, Wabup Gamalis Pantau Langsung ke Lapangan
Wakil Bupati Berau Galamis, saat memantau langsung aktivitas penumpang di Dermaga Saggam. (foto: sep/fn)
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Memasuki masa libur panjang selama tujuh
hari, aktivitas transportasi perairan di Kabupaten Berau mengalami peningkatan
signifikan. Mobilitas masyarakat dan wisatawan menuju sejumlah destinasi
unggulan seperti Derawan dan Maratua tampak ramai sejak pagi hari di Dermaga
Sanggam, Tanjung Redeb.
Melihat kondisi
tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis, turun langsung melakukan peninjauan ke
Dermaga Sanggam, baru-baru ini guna
memastikan kesiapan armada, keamanan pelayaran, hingga kenyamanan penumpang
selama arus libur panjang berlangsung.
Dalam peninjauan itu,
Gamalis memantau aktivitas keberangkatan speedboat tujuan Tarakan, Maratua, dan
Derawan, sekaligus mengecek kondisi fasilitas dermaga serta pelayanan terhadap
penumpang. Ia menyebut, secara umum situasi di
Dermaga Sanggam masih
berjalan aman, tertib, dan kondusif meskipun terjadi peningkatan aktivitas
masyarakat dan wisatawan.
“Menurut kami secara
umum kondisinya baik dan kondusif. Aktivitas masyarakat maupun wisatawan tetap
berjalan lancar, terutama menuju kawasan wisata unggulan seperti Derawan dan
Maratua,” ujarnya.
Momentum libur
panjang menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena tingginya mobilitas
masyarakat di jalur transportasi laut, berpotensi meningkatkan risiko jika
tidak diimbangi dengan pelayanan dan standar keselamatan yang memadai.
Karena itu, ia
menilai evaluasi terhadap layanan transportasi perairan perlu dilakukan secara
menyeluruh, mulai dari kesiapan armada, kapasitas penumpang, penataan angkutan
barang, hingga fasilitas pendukung di kawasan dermaga.
Berdasarkan data yang
diterimanya, saat ini terdapat 29 armada speedboat yang aktif beroperasi di
Berau. Armada tersebut terdiri dari 10 speedboat bermesin dua dan 19 speedboat
bermesin tiga.
Sementara untuk
pelayanan reguler, tersedia tiga armada setiap hari, sedangkan rute Tanjung
Redeb–Tarakan melayani tiga kali keberangkatan dalam sepekan dengan jumlah
penumpang berkisar 30 hingga 40 orang setiap perjalanan.
Gamalis menegaskan,
aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam operasional transportasi
perairan, terutama saat musim libur ketika jumlah penumpang meningkat tajam. Ia
bahkan mendorong agar ke depan seluruh armada penumpang minimal menggunakan dua
mesin guna meningkatkan keamanan pelayaran dan mengantisipasi risiko kerusakan
mesin di tengah perjalanan.
“Keselamatan
penumpang harus menjadi prioritas. Minimal armada menggunakan dua mesin agar
lebih aman ketika beroperasi,” tegasnya.
Selain keselamatan,
Gamalis juga menyoroti masih bercampurnya angkutan barang dengan penumpang di
beberapa armada speedboat. Menurutnya, kondisi tersebut perlu dibenahi agar
kenyamanan penumpang tetap terjaga dan aktivitas bongkar muat di dermaga lebih
tertata.
Ia pun mendorong
adanya armada khusus pengangkut barang yang dinilai tidak hanya meningkatkan
kualitas pelayanan, tetapi juga dapat membuka peluang usaha baru bagi
masyarakat.
“Kita bisa memikirkan
armada khusus untuk barang sehingga tidak bercampur dengan penumpang. Ini bisa
menjadi peluang usaha sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi
perairan,” katanya.
Tak hanya fokus pada
armada, orang nomor dua di Berau itu juga memberi perhatian serius terhadap
kebersihan kawasan Dermaga Sanggam. Ia meminta area dermaga tetap tertata dan
nyaman mengingat lokasi tersebut menjadi pintu utama keluar masuk penumpang dan
wisatawan.
Menurutnya,
kenyamanan penumpang juga harus didukung dengan sistem informasi jadwal
keberangkatan yang jelas dan mudah diakses masyarakat agar calon penumpang
tidak kebingungan saat hendak bepergian.
“Penumpang harus mengetahui dengan jelas kapan jadwal keberangkatan. Informasi seperti ini perlu disiapkan dengan baik agar pelayanan semakin optimal,” tambahnya.
Dalam kesempatan
tersebut, Gamalis juga menginstruksikan agar speedboat milik BPBD yang saat ini
berada di sekitar area dermaga dipindahkan ke lokasi yang lebih sesuai. Langkah
itu dilakukan untuk mendukung penataan kawasan Dermaga Sanggam sekaligus memperluas
ruang tunggu penumpang agar lebih nyaman selama masa libur panjang. (sep/FN/Advertorial)