Kerja Sama PTMB dan PT Arsari Group : Solusi Pasokan Air Bersih Balikpapan dari IKN
POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menyambut positif pembangunan bendungan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN). Pembangunan ini dinilai strategis karena akan menyuplai air baku ke tiga wilayah utama: IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Kota Balikpapan.
Direktur Utama PTMB, Yudi
Saharudin, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan penandatanganan
nota kesepahaman (MoU) dengan PT Arsari Group. Kerja sama ini bertujuan untuk
menyediakan pasokan air baku yang nantinya akan diolah menjadi air bersih bagi
warga Kota Balikpapan.
“Dalam waktu dekat, kami akan
melakukan MoU dengan PT Arsari Group untuk pasokan air baku. Ini langkah
penting mengingat kebutuhan air di Balikpapan sangat mendesak,” ujar Yudi.
Sebelumnya, PT Arsari Group telah
menandatangani MoU dengan Bupati PPU. Kini, perusahaan tersebut secara resmi
menawarkan pasokan air ke Kota Balikpapan melalui Wali Kota Balikpapan, Rahmad
Mas’ud.
Yudi menjelaskan, PTMB menyambut
baik inisiatif ini selama seluruh aspek perizinan dan regulasi bisa dipenuhi.
“Kalau syaratnya lengkap dan sesuai regulasi, tentu kami dukung. Kami memang
butuh tambahan pasokan air,” tegasnya.
Pasokan
Air Hingga 2.000 Liter per Detik
Dalam kerja sama awal, PT Arsari
Group menawarkan pasokan air baku sebesar 1.000 hingga 2.000 liter per detik.
Namun, angka pastinya masih menunggu kajian teknis dan regulasi resmi dari
pihak terkait.
“Skema kerja samanya berbasis B2B
(business to business). Jadi kami bisa menerima air curah selama harganya tidak
melebihi harga jual air kami,” jelas Yudi.
Untuk mendistribusikan air
tersebut ke Balikpapan, PT Arsari Group berencana bekerja sama dengan PT Kilang
Pertamina Indonesia (KPI) memanfaatkan jalur pipa eksisting.
“Air akan masuk ke Balikpapan
terlebih dahulu, lalu didistribusikan ke masyarakat dan industri, termasuk ke
Pertamina,” tambahnya.
Tantangan
Izin dan Konsultan Asing
Karena proyek ini berasal dari
sektor swasta, tantangan utama berada pada proses perizinan. Yudi
mengungkapkan, pendiri PT Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo, telah
menyampaikan bahwa prosesnya bisa memakan waktu karena kompleksitas izin yang
harus dipenuhi.
Namun, regulasi kerja sama antara
swasta dan pemerintah sebenarnya sudah tersedia dan memungkinkan kerja sama ini
segera dijalankan.
Menariknya, PT Arsari Group
menggunakan konsultan dari luar negeri untuk menjamin kualitas air baku. Ini
menjadi pembeda dari Bendungan Sepaku Semoy yang juga sedang dalam proses
pembangunan dan diproyeksikan mengalirkan 500 liter air per detik pada 2027.
Perbaikan
Jaringan Pipa
Sambil menunggu realisasi proyek
bendungan dan kerja sama pasokan air, PTMB menempuh langkah jangka pendek
dengan memperbaiki jaringan pipa. Direktur Operasional PTMB telah melaporkan
bahwa perbaikan akan dimulai pada 2025.
Harapannya, proyek Bendungan Aji Raden selesai pada 2026 dan pasokan air dari Bendungan Sepaku Semoy mulai mengalir pada awal 2027.
“Semoga kerja sama dengan PT
Arsari Group ini dapat memperkuat ketahanan air di Balikpapan dan wilayah sekitarnya,”
pungkas Yudi. (mid)