BPBD Kukar Bentuk Pos Komando Tingkat Kabupaten dan Pos Lapangan di Tingkat Kecamatan

img

TENGGARONG, Tim penanggulangan dan penanganan bencana Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara bersama dinas terkait menggelar rapat sebagai tindak lanjut dari penetapan status tanggap darurat banjir dan tanah longsor di Kota Tenggarong, Rabu (12/06/2019).

Hasil dari rapat pembahasan tersebut, BPBD Kukar akan membentuk 1 pos komando tanggap darurat tingkat kabupaten yang nantinya akan didukung oleh pos lapangan yang ada di masing-masing kecamatan.

"Kita harus membentuk pos komando tanggap darurat yang hanya ada 1 pos komando yaitu di tingkat kabupaten, dan juga akan didukung oleh pos lapangan yang di masing-masing kecamatan dalam rangka melayani dan memberikan informasi kepentingan masyarakat dan juga apa yang perlu dibantu oleh tim," terang Marsidik, Kepala BPBD Kukar dan juga Ketua Tim Penanggulangan dan Penanganan Bencana Kukar pada poskotakaltimnews.com.

Marsidik juga menjelaskan jika penanganan banjir sudah selesai, dan untuk saat ini akan  menyelesaikan penanganan masalah longsor dan penanganan pelayanan kesehatan pasca banjir dan masalah lain seperti kerusakan infrastruktur.

Untuk para warga masyarakat sempat mengungsi, juga sudah mulai kembali ke tempat tinggal mereka masing-masing.

"Dapur lapangan (di Tenggarong) sudah kita tarik  mulai tadi malam, dan sekarang yang masih ada dapur lapangan untuk pelayanan konsumsi dan kebutuhan dasar masyarakat ada di Tenggarong Seberang," tambah Marsidik.

Untuk jumlah wilayah yang terdampak longsor terdapat 10 titik yang mencakup Kecamatan Tenggarong dan Tenggarong Seberang. Dan total jumlah warga yang terdampak oleh banjir mencapai 16.385 jiwa dari 5.386 KK, dengan jumlah terbesar terdampak yakni Kecamatan Tenggarong dengan jumlah korban 12.425 jiwa dari 4.203 KK yang mencakup 11 kelurahan.

Dalam rapat ini juga dihadiri oleh Asep Supriyatna Kasi Evakuasi BNPB Pusat, yang juga memberikan kajian cepat serta pendampingan dalam hal penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Kutai Karranegara, terutama di Kecamatan Tenggarong dan Tenggarong Seberang.pii/poskotakaltimnews.com