Pembangunan Rumah Sakit Tirta di Target Rampung 8 Bulan

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Harapan masyarakat Berau terhadap peningkatan pelayanan kesehatan segera terjawab. Tirta Medical Centre tengah membangun rumah sakit baru di atas lahan seluas 2.700 meter persegi di Tanjung Redeb, yang ditargetkan rampung dalam delapan bulan ke depan.

 

Direktur Tirta Medical Centre Kabupaten Berau, Diannita Pratiwi, menyebut pembangunan rumah sakit ini didorong oleh tingginya kebutuhan layanan medis yang selama ini masih terbatas.

 

 “Dengan hadirnya rumah sakit Tirta, kami berharap antrean pasien yang biasanya panjang dapat terakomodir lebih cepat. Kami juga akan menyiapkan SDM yang sesuai kualifikasi, baik tenaga kesehatan maupun non-kesehatan, untuk optimalisasi pelayanan,” jelas Diannita.

 

Rumah sakit ini direncanakan memiliki tiga setengah lantai, dengan fasilitas lengkap mulai dari layanan poliklinik, ruang operasi, hingga ruang rawat inap. Kapasitas rawat inap diproyeksikan mencapai 50 pasien, dengan dua ruang operasi yang siap digunakan.

 

Untuk poliklinik, tahap awal akan menghadirkan empat spesialis dasar, yaitu anak, penyakit dalam, bedah, serta obstetri dan ginekologi (obgyn). Tidak hanya itu, sejumlah spesialis tambahan juga disiapkan, seperti jantung, paru, dan ortopedi.

 

“Ke depan tidak menutup kemungkinan akan terus menambah dokter spesialis sesuai kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

 

Menariknya, rumah sakit ini dibangun murni oleh manajemen Tirta tanpa dana pemerintah. Beberapa tenaga medis akan direkrut dari Berau, sementara sebagian lainnya dari luar daerah. Proses rekrutmen tenaga kerja ditargetkan berlangsung awal tahun depan, beriringan dengan pengajuan izin operasional.

 

Diannita juga memastikan, pengelolaan limbah medis berbahaya (B3) akan dilakukan sesuai standar.

 

“Kami bekerja sama dengan pihak ketiga yang bersertifikasi untuk pengangkutan dan pemusnahan limbah. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir soal dampak lingkungan,” tegasnya.

Proses pembangunan rumah sakit Tirta ini sudah berjalan hampir dua tahun, dimulai sejak 2024. Jika sesuai target, rumah sakit swasta modern ini akan menjadi jawaban nyata atas kebutuhan masyarakat Berau terhadap layanan kesehatan yang lebih memadai. (sep/FN)