Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Lebaran, DPRD Berau Minta Pengelola Wisata Perketat Pengawasan
Ketua DPRD Berau, Dedi Okto Nooryanto.
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri,
DPRD Berau mengingatkan pengelola destinasi wisata untuk meningkatkan
pengawasan demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Ketua DPRD Berau,
Dedi Okto Nooryanto, menilai momen libur Lebaran selalu identik dengan
meningkatnya mobilitas masyarakat, termasuk kunjungan ke berbagai objek wisata.
Kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan pengawasan yang lebih ketat,
terutama di destinasi wisata alam yang memiliki potensi risiko.
Menurutnya, Kabupaten
Berau dikenal memiliki banyak destinasi wisata unggulan, mulai dari wisata
pantai hingga wisata alam di daratan yang kerap menjadi tujuan masyarakat saat
musim liburan. Namun di balik daya tarik tersebut, tetap terdapat potensi risiko
yang harus diwaspadai apabila pengawasan tidak dilakukan secara maksimal.
“Setiap momen libur
panjang biasanya jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan. Karena itu,
pengelola destinasi wisata harus lebih siap, terutama dalam hal pengawasan
terhadap aktivitas pengunjung,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa
pengawasan yang baik menjadi salah satu langkah penting untuk meminimalkan
potensi kecelakaan maupun kejadian yang tidak diinginkan di kawasan wisata.
Terlebih, beberapa
lokasi wisata alam memiliki karakteristik tertentu yang membutuhkan perhatian
lebih, seperti kawasan pantai, area perairan, maupun lokasi wisata alam di
daratan yang memiliki medan cukup menantang. Menurut Dedi, peran pengelola
destinasi wisata sangat penting dalam memastikan pengunjung dapat menikmati
liburan dengan aman dan nyaman.
Ia berharap
pengawasan tidak hanya bersifat administratif atau sekadar formalitas, tetapi
benar-benar diterapkan secara maksimal di lapangan melalui petugas yang siaga
dan sistem pengawasan yang jelas.
“Pengawasan ini
menjadi prioritas. Tidak hanya sekadar aturan di atas kertas, tetapi harus
benar-benar dijalankan secara maksimal di lapangan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga
mengingatkan pentingnya kesiapan pengelola wisata dalam menghadapi lonjakan
pengunjung, seperti memastikan ketersediaan petugas, rambu-rambu peringatan,
hingga fasilitas keselamatan yang memadai di area wisata.
Langkah tersebut
dinilai penting agar potensi risiko dapat diminimalkan sejak dini. Di sisi
lain, Dedi juga mengimbau masyarakat atau wisatawan yang berkunjung ke berbagai
destinasi wisata di Berau agar turut berperan dalam menjaga keselamatan diri.
Salah satunya dengan
mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan oleh pengelola di setiap lokasi
wisata. Menurutnya, kesadaran dan kedisiplinan pengunjung juga menjadi faktor
penting dalam menciptakan suasana wisata yang aman dan nyaman.
“Wisatawan juga harus
menaati semua aturan yang berlaku di lokasi wisata. Jangan mengabaikan rambu
atau imbauan yang sudah dipasang pengelola,” katanya.
Ia menambahkan, apabila pengelola wisata dan pengunjung sama-sama memiliki kesadaran untuk menjaga keselamatan, maka aktivitas wisata selama libur Lebaran dapat berlangsung lebih tertib dan menyenangkan bagi semua pihak.
“Jika pengelola dan
pengunjung sama-sama disiplin, maka kegiatan wisata bisa berjalan dengan aman,
nyaman, dan tentu saja memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan,”
pungkasnya. (sep/FN)