Tangis Bahagia Sambut Kepulangan 150 Jamaah Haji Kukar
Suasana kepulangan jamaah haji asal Kukar di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong. (Kriz)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Tangis bahagia, pelukan hangat, dan ucapan syukur mewarnai kepulangan 150 jamaah haji Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong, Senin (15/6/2026).
Setelah lebih dari satu
bulan menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci, para jamaah akhirnya kembali
berkumpul dengan keluarga yang telah menanti kedatangan mereka.
Sejak pagi, halaman Masjid
Agung dipadati keluarga dan kerabat jamaah, wajah-wajah penuh harap berubah
menjadi kebahagiaan saat rombongan tiba.
Sejumlah keluarga tampak
tak kuasa menahan air mata ketika menyambut orang-orang tercinta yang pulang
dalam keadaan sehat.
Kepala Kementerian Haji
dan Umrah (Kemenhaj) Kukar, Norjali, mengatakan jamaah haji Kukar yang
tergabung dalam kloter 6 berjumlah 152 orang.
Dari jumlah tersebut,
sebanyak 150 jamaah tiba di Tenggarong, sedangkan dua jamaah lainnya
dipindahkan ke kloter 11 setelah sempat mengalami gangguan kesehatan.
“Alhamdulillah seluruh jamaah dalam keadaan sehat
walafiat dan hari ini kami terima di Masjid Agung,”
ujarnya.
Ia menjelaskan selama
pelaksanaan ibadah haji tidak terdapat kendala yang berarti.
Meski ada jamaah yang
sempat menjalani perawatan medis di Balikpapan, kondisi mereka kini telah
berangsur membaik dan dijadwalkan kembali bersama kloter berikutnya.
Secara umum, seluruh
jamaah dapat menyelesaikan rangkaian ibadah hingga akhir dan kembali ke daerah
asal dengan kondisi yang baik.
“Sampai saat ini semuanya dalam kondisi aman,” tuturnya.
Menurut Norjali, keluhan
kesehatan yang paling banyak dialami jamaah selama berada di Arab Saudi adalah
batuk dan pilek akibat perubahan suhu.
Selain itu, terdapat satu
jamaah yang dijemput menggunakan ambulans setibanya di Tenggarong.
Namun, kondisi yang
bersangkutan dipastikan sehat dan telah kembali ke rumah masing-masing.
Saat ini, Kemenhaj Kukar
juga masih menunggu kepulangan jamaah yang tergabung dalam kloter 15 sebanyak
115 orang yang dijadwalkan tiba pada 28 Juni mendatang.
“Insya Allah masih ada satu kloter kepulangan
berikutnya, yaitu kloter 15 yang dijadwalkan tiba pada 28 Juni dengan jumlah
jamaah sebanyak 115 orang,” ungkapnya.
Di tengah suasana
penyambutan yang berlangsung penuh haru, para jamaah tampak larut dalam
kebahagiaan bersama keluarga.
Sebagian saling berbagi
cerita tentang pengalaman selama berada di Makkah dan Madinah, sementara yang
lain menikmati momen berkumpul kembali setelah sekian lama berpisah.
Salah seorang jamaah,
Khairuddin, asal Desa Jantur Baru, Kecamatan Muara Muntai, mengaku bersyukur
dapat kembali ke kampung halaman dalam keadaan sehat setelah menunaikan ibadah
haji bersama istrinya.
Kesempatan tersebut
menjadi penantian panjang setelah dirinya mendaftar haji pada akhir tahun 2012.
“Jelas senang, senang benar. Apalagi kami bisa datang
kembali dalam keadaan sehat. Pelayanan haji juga alhamdulillah memuaskan,” tuturnya.
Khairuddin menilai
berbagai persiapan dan pelayanan yang diterima jamaah selama pelaksanaan ibadah
haji berjalan dengan baik.
“Mulai dari kebutuhan
konsumsi hingga layanan pendampingan dinilai membantu jamaah menjalankan ibadah
dengan lebih nyaman selama berada di Tanah Suci.
Kalau persiapannya, luar
biasa bagus. Mulai makanan sampai pelayanan lainnya semuanya sangat baik,” kata dia.
Ia mengungkapkan perubahan
suhu menjadi tantangan yang paling sering dirasakan jamaah selama berada di
Arab Saudi.
Meski demikian, kondisi
tersebut tidak mengurangi semangat para jamaah untuk menuntaskan seluruh
rangkaian ibadah yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan.
“Kalau kendala selama di
Tanah Suci, paling karena perubahan suhu. Flu, batuk, dan demam itu pasti ada
karena cuacanya berbeda,” ujarnya.
Setelah penantian sekitar
14 tahun sejak mendaftar, Khairuddin mengaku bersyukur dapat menunaikan ibadah
haji bersama sang istri.
Menurutnya, secara
keseluruhan pelayanan yang diberikan selama pelaksanaan haji sudah berjalan
baik dan membantu jamaah menjalankan ibadah dengan lancar hingga kembali ke
tanah air.
“Untuk transportasi dan layanan lainnya menurut saya sudah cukup baik. Saya kasih acungan jempol, bagus,” pungkasnya. (kriz)