Pemkab Berau Buka Peluang Investasi Pertashop di Kampung untuk Dekatkan Akses Energi Masyarakat
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Jarak menjadi salah satu persoalan yang masih dihadapi masyarakat di sejumlah wilayah pedalaman Berau dalam mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Di Kecamatan Segah, misalnya, titik distribusi BBM terdekat disebut berada di Labanan dengan jarak mencapai sekitar 80 kilometer.
Untuk memudahkan masyarakat
dan mendekatkan akses pengisian BBM, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membuka
peluang bagi pengusaha lokal maupun pihak ketiga untuk berinvestasi membangun
Pertashop di kampung-kampung.
Wakil Bupati Berau,
Gamalis, mengatakan pemerintah daerah pada prinsipnya memberikan ruang bagi
masyarakat maupun pengusaha yang ingin terlibat dalam penyediaan fasilitas
penyaluran BBM di wilayah pesisir dan pedalaman.
“Kita membuka peluang
itu. Silakan kalau ada para pengusaha kita, pihak ketiga untuk melakukan itu,”
ujar Gamalis, Rabu (23/9/2026).
Menurut Gamalis,
kehadiran Pertashop di kampung dapat membantu mendekatkan akses BBM kepada
masyarakat. Terlebih, persoalan jarak distribusi selama ini menjadi salah satu
kendala yang dirasakan warga di wilayah yang jauh dari pusat penyaluran.
Meski peluang
investasi terbuka, Gamalis mengakui terdapat pertimbangan ekonomi yang membuat
sebagian pengusaha masih berhati-hati. Salah satunya berkaitan dengan margin
keuntungan yang diperoleh dari penjualan BBM dibandingkan dengan biaya
operasional yang harus dikeluarkan.
Jika selisih
keuntungan dinilai terlalu kecil, pengusaha cenderung mempertimbangkan kembali
risiko investasi yang harus ditanggung.
“Mereka tidak terlalu
berani untuk melakukan investasi ke arah situ, tapi kita membuka itu. Kita
menganjurkan agar masyarakat bisa buat Pertashop yang ada di kampung-kampung,”
jelasnya.
Di tengah dorongan
tersebut, Pertamina Patra Niaga juga mulai mengambil langkah untuk memperpendek
jarak distribusi BBM di wilayah pedalaman Berau.
Sales Area Manager
Kaltimut III Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, mengungkapkan, pihaknya
telah mengeluarkan izin pembangunan satu unit Pertashop dan satu SPBU baru di
Kecamatan Segah.
Menurut Hermawan,
pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan titik
penyaluran BBM kepada masyarakat.
“Yang paling dekat
Labanan, ya itu pun 80 kilometer. Kita Segah sudah keluarkan izin untuk
pembangunan di sana,” ujar Hermawan.
Dengan adanya izin
pembangunan Pertashop dan SPBU baru tersebut, akses masyarakat Segah terhadap
BBM diharapkan tidak lagi bergantung pada titik distribusi yang berjarak
puluhan kilometer.
Pemkab Berau pun
berharap peluang tersebut dapat dimanfaatkan pengusaha lokal maupun masyarakat
untuk menghadirkan fasilitas penyaluran BBM di kampung-kampung yang selama ini
masih menghadapi kendala jarak.
Bagi wilayah
pedalaman, keberadaan fasilitas penyaluran BBM yang lebih dekat bukan hanya
berkaitan dengan kemudahan memperoleh bahan bakar, tetapi juga dapat mendukung
aktivitas masyarakat yang membutuhkan akses energi untuk menjalankan kegiatan
sehari-hari dan perekonomian. (sep/FN)