Jangan Ragukan Netralitas KPU
TENGGARONG-
Ketua KPU Kukar Erliyando Saputra memastikan, KPU kukar akan bekerja secara
profesional tanpa berpihak kepada calon tertentu, untuk melahirkan pemimpin
daerah yang dipilih oleh rakyat kukar melalui pilkada Kukar september 2020
mendatang.
"Siapa pun
calonnya, apakah melalui parpol atau perseorangan, bahkan kita tidak melihat
latar belakang profesinya, kami netral dan profesional dalam bekerja,"
ujar Erliyando, belum lama ini, di kantornya.
Nando
menambahkan, kesibukan KPU saat ini, masih membuka penyerahan dukungan bagi
calon perseorangan atau independen, hinggal 23 Pebruari mendatang, dan
selanjutnya KPU akan lakukan verifikasi berkas dukungan bagi calon
perseorangan, dan diteruskan dengan verifikasi faktual dan coklit lapangan.
"Sementara ini,
baru dua pasangan calon perseorangan yang sudah menyerahkan berkas dukungan,
yaitu Eddy Subandi-Junaidi S, dan pasangan Ghufron Yusuf-Ida Prahastuty,"
ujarnya.
Yang akan
menguras tenaga dari proses verifikasi adalah, say penyocokan dukungan, seperti
dua KTP pada satu calon, atau satu KTP mendukung semua calon, dukungan ganda
ini yang akan diverifikasi secara detail dan seksama jangan sampai lolos.
"Komponen
data yang kita cocokan NIK dan alamat, yang tertera di bekas dukungan kepada
calon. Verifikasi faktual dari 26 Maret-23 April 2020 mendatang," ujarnya.
Sementara itu,
Bacalon bupati jalur perseorangan, Ghufron Yusuf yang juga mantan wakil bupati
kukar meyakini, berkas dukungan yang diserahkan ke KPU minim sekali yang ganda.
"Kami yakin
lolos, karena berkas dukungan yang kami serahkan lebih banyak, dari batas
minimal yang ditentukan KPU, dan relawan kami bekerja dengan hati-hati dan
teliti dalam menyusun berkas dukungan,"ucapnya.(and/poskotakaltimnews.com)