Sektor Perikanan dan Pariwisata di Kota Bangun Akan Dikembangkan

img

Paslon Edi-Rendi saat lakukan kegiatan di Kota Bangun.


TENGGARONG, Kamis (8/10) kemarin, Edi - Rendi memanfaatkan masa kampanye dengan berdialog dengan warga Kota Bangun.

Sejumlah desa yang didatangi seperti Desa Liang Ulu, Desa Liang 1, Desa Kota Bangun Ulu, Desa Suka Bumi, Desa Kota Bangun II dan Desa Kota Bangun III Selain tim pemenangan, sejumlah tokoh politik juga turut hadir dalam kampanye tersebut, ndi antaranya H Muhammad Syahrun dan Salehuddin yang merupakan tokoh politik asal Kukar, khususnya Kota Bangun.

Di kediaman warga bernama Ashar, Cawabup Kukar Rendi Solihin menyampaikan berbagai visi misinya untuk maju sebagai kepala daerah. Sebagai putra nelayan, ia pun merasa perlu ambil bagian meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kukar.

Terlebih lagi, perolputaran uang di Kukar untuk sektor perikanan diperkirakan hingga Rp 1 Triliun lebih pertahunnya. Tidak hanya terkait fasilitas, ia juga menyiapkan skema untuk program kesejahteraan masyarakat.

"Bisnis perikanan ini jika dikelola dengan baik, juga akan berimbas pada sektor lainnya. Seperti kuliner hingga makanan olahan yang berasal dari ikan. Itulah sebabnya, harus tetap disinergikan berbagai sektor tersebut. Termasuk di antaranya UMKM," katanya.

Sektor pariwisata di Kota Bangun menurut Rendi juga sangat menjanjikan. Desa Kedang Ipil misalnya, memiliki festival tahunan yang merupakan buah kearifan lokal masyarakat setempat. Begitu juga penampakan pesut Mahakam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawa

"Kutai Kartanegara Kaya Festival (K3F) nanti juga menjadi ajang kreativitas anak muda untuk berkembang," tambah politisi Golkar itu.

Selain tokoh partai, juga tampak hadir tokoh masyarakat setempat. Seperti Mulyadi (tokoh masyarakat), Mursi (tokoh agama), Nispianur (tokoh pemuda), Forum RT hingga masyarakat Kota Bangun lainnya.

Rendi pun memilih mengabdikan diri di dunia politik dan pemerintahan, dalam rangka ingin terlibat langsung dalam perkembangan kemajuan di Kukar. Berbagai program kesehatan, pendidikan kesejahteraan hingga lapangan pekerjaan, sudah ia rancang langsung bersama Edi Damansyah

Di tengah-tengah dialog tersebut, warga meminta pelatihan untuk keterampilan khusus. Termasuk juga saat melamar pekerjaan di perusahaan. Rendi Solihin pun memastikan bersama Edi Damansyah program Kukar Siap Kerja menjadi salah satu upaya untuk mengadakan pelatihan di tiga zona tersebut.

Rendi Solihin juga sempat berdialog di rumah warga lain bernama Tamrin di Desa Liang Ilir, RT 1. Masyarakat begitu antusias menyampaikan masukan dan harapannya. Selain Forum RT Desa Liang Ilir, sejumlah tokoh masyarakat Desa Liang Ilir mendeklarasikan dukungannya untuk pencalonan Edi - Rendi.

Warga juga menaruh harapan dilakukannya perbaikan jalan Desa Liang Ilir yang sebagian masih dalam kondisi rusak. Edi Damansyah turut menyampaikan apresiasi serta kepercayaan yang tinggi.

Atas pernyataan dukungan kesetiaan yang disampaikan langsung kepada dirinya beserta Rendi Solihin. Ia berharap sinergitas pemerintah, masyarakat dan swasta di Kota Bangun, bisa terus terjalin dengan baik.

"Sudah tidak terhitung lagi saya ke Kota Bangun selama setahun ini. Selain sebagai tempat beristirahat yang nyaman, warganya ramah sekali. Saya tentu tidak akan satu dua kali saja ke Kota Bangun. Dalam rangka merealisasikan program kami, maka saya akan langsung turun ke bawah memita masukan dari para tokoh masyarakat setempat," kata Edi.

Tokoh politik Golkar Syahrun turut memohon dukungan kepada masyarakat Kota Bangun untuk memberikan dukungan kepada masyarakat Kukar. Ia pun menyebut jika warga memahami bahwa Edi - Rendi merupakan sosok yang paham dengan kebutuhan masyarakat Kukar.(pk)