OPD di Kaltim Diminta Secepatnya Selesaikan Program Kerja

img

(Isran Noor saat pimpin rapim evaluasi percepatan penyerapan anggaran)


SAMARINDA-Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor meminta seluruh  kepala lembaga,  organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkup Pemprov Kaltim  termasuk bupati/walikota se Kaltim, untuk segera menindaklanjuti dan menyelesaiakan semua kegiatan  yang telah diprogram sebelumnya. 

“Sekarang ini sudah bulan November, mungkin ini rapat  terakhir, jadi kegiatan program-program  dimasing-masing OPD  yang belum belum selesai, kiranya bisa  secepatnya diselesaikan,” tegas Isran Noor   saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Tim Evaluasi Percepatan Penyerapan Anggaran (TEPRA) Kaltim tahun 2020 di Ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Kaltim, Kamis  (05/11/2020).

Isran Noor mengatakan berdasarkan laporan  Ketua Teppra  Kaltim  HM .Aswin masih ada   OPD yang baru siap-siap tender atau lelang . Oleh   karena waktunya sudah sangat mepet, maka  OPD yang bersangkutan tidak usah dilanjutkan, apalagi lelang atau tender yang sifatnya fisik, tidak usah dilanjutkan.

“Walaupun demikian, kita bersyukur  dan berbahagia bahwa kita juga sampai sekarang ini dengan capaian penyerapan anggaran sudah diatas rata-rata nasional, karena kondisi  kita bisa dipahami disebabkan oleh permasalahan-permasalahan intgernal maupun eksternal, kemudian permasalahan perubahan rekofusing anggaran karena pengaruh pandemi Covid-19. Untuk diperlukan langkah-langkah sepaya  percepatan realisasi  penyerapan anggaran,” paparnya.       

Isran Noor berharap kepada seluruh pimpinan OPD maupun lembaga-lembaga yang memiliki tanggungjawab dalam melaksanakan program, untuk secepatnya menyelesaikannya secara bersama-sama.

“Yang paling penting  menurut saya, para pimpinan OPD dan lembaga memiliki sebuah terobosan maupun kreasitivitas  untuk  mencari jalan keluar  dalam  menyelesaikan  tugas dan tanggungjawab yang dimiliki, sehingga   permasalah atau kendala  yang dihadapi jangan dibiarkan begitu saja, tetapi harus dicari jalan keluarnya ,”pinta Isran Noor.

Sebelumnya,  Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Timur Prof. Dr. Ir. H. Aswin, MM sebagai Ketua TEPPRA  Kaltim menyampaikan laporan dalam paparannya terkait kondisi pelaporan realisasi diseluruh  OPD di  lingkup  Pemprov Kaltim.  Kemudian disampaikan pula kondisi penyerapan anggaran Provinsi Kaltim sampai dengan per 31 Oktober 2020.

Aswin juga memaparkan belanja  APBD Provinsi Kaltim 2020 dan realisasanya per 31 Oktober 2020. Tingkat  penyerapan anggaran OPD per 31 Oktober 2020. Kondisi paket umum, startegis dan non strategis per  31 Oktober 2020,  Kondisi paket perhatian khusus  per 31 Oktober 2020, teramsuk prioritas Gubernur Kaltim  dalam RPJMD Kaltim 2019-2025 bulan Oktober 2020.   

“Tingkat penyerapan Anggaran  OPD  per 31 Oktober  2020.  61,01 persen sampai 100 persen sudah dilaksanakan  14 OPD, kemudian 56,10 persen sampai 61 persen  ada 13 OPD. 51, 01 persen sampai 61 persen ada 8 OPD. Dan 0-51 persen  ada 11 OPD,” kata Aswin.

Tampak hadir  Sekprov Kaltim HM Sa’bani,  Asisten Administarsi Umum Setdaprov Kaltim H Fathul Halim, Kepala BPKAD Kaltim M Sa’duddin,  Karo  Atbang Kaltim Fadjar Djojoadikusumo, Plt Inspektorat  Kaltim  Muhammad  Kurniawan, serta dihadiri seluruh OPD dilingkup kaltim secara virtual. (mar/poskotakaltimnews.com)