Disbudpar dan Polres Berau Bahas Pengamanan Destinasi Wisata Prioritas

img

Suasana rapat Disbudpar dan Polres Berau.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Mendukung pengamanan destinasi wisata program prioritas nasional, Polres Berau bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau menggelar rapat koordinasi di Mapolres Berau baru-baru ini .

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Disbudpar Berau Majid, Kabag Ops Polres Berau Kompol Bambang Hardiyanto, Kapolsek Pulau Derawan, Camat Pulau Derawan, BPBD Berau, Dinkes Berau dan Satpol PP.

Sekretaris Disbudpar Berau, Majid menuturkan Pulau Derawan masuk dalam Daftar Destinasi Prioritas (DPP) Baru. Dengan adanya kerjasama dengan Polres Berau serta instansi terkait, diharapkan mampu memajukan objek wisata di Bumi Batiwakkal –sebutan Berau.Upaya ini ditempuh untuk melindungi objek wisata tetap terjaga dengan baik.

“ Hal ini perlu adanya pengamanan dan pengawasan. Ini juga berlaku untuk mendukung pembangunan objek wisata,” ucapnya.

Ia mengatakan, saat ini Pemkab Berau tengah membangkitkan sektor pariwisata. Sebab, sektor ini salah satu potensi pendapatan daerah.Namun, semenjak pandemi Covid-19, sektor pariwisata sempat lumpuh. Hal itu karena beberapa kali terjadi penutupan tempat wisata. Hal itu pun berdampak pada berkurangnya kunjungan wisatawan. "Untuk itu diharapkan sektor pawisata kembali bangkit, terutama di Pulau

Ia mendorong penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE pada usaha-usaha wisata dan ekonomi kreatif, untuk membangkitkan lagi sektor ini dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19. CHSE adalah singkatan dari Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan).

CHSE mulai diterapkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia sejak September 2020. CHSE dibuat berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Protokol Kesehatan di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. 

“Keberhasilan pariwisata agar dapat segera rebound adalah pelaksanaan protokol kesehatan berbasis CHSE dengan baik dan disiplin di tiap destinasi tujuan dan pelaku sektor pariwisata,” kata Majid.

Bagi yang sudah bersertifikasi CHSE, lanjut Majid, agar tetap menjalankan dan memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, Keamanan dan Keberlangsungan Lingkungan.

"Ini juga semoga menjadi pendorong agar jasa layanan lainnya segera mendaftarkan diri untuk mengikuti Sertifikasi CHSE,” ucapnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Berau Kompol Hardiyanto menuturkan, dengan adanya pengamanan destinasi wisata di Pulau Derawan ini, mampu mengurangi adanya gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Sebab, ada saja ulah oknum yang tidak bertanggungjawab yang mengganggu keamanan di lokasi wisata.

“Pengamanan ini juga turut membantu memajukan sektor pariwisata di Berau,” ungkapnya. (sep)