Berau Berhasil Pertahankan Penghargaan KLA, 2021 Raih Tingkat Pratama
Saat Bupati Kabupaten Berau Sri Juniarsih (kedua dari kiri)
mengikuti Vidcom saat menerima penghargaan KLA tahun 2021 Berau berhasil sabet
tingkat pratama.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB- Prestasi penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) bisa tetap
dipertahankan Pemkab Berau bahkan ditahun 2021 Berau raih KLA Tingkat Pratama.
Penghargaan sebagai Kabupaten
Layak Anak (KLA) tahun 2021, Berau mampu pertahankan peraih kategori tingkat
Pratama bersama 132 kabupaten/kota se Indonesia. Pengharagaan diterima dari
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik
Indonesia (RI) diserahkan langsung oleh Menteri PPPA I Gusti Ayu Puspayoga
melalui Video Conference (Vidcom), belum lama ini.
Menurut Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang juga didampingi Plt
Kepala DPPKB3A Berau Dahniar Ratnawati usai menerima penghargaan, selain Berau
dari Kalimantan Timur (Kaltim), menerima penghargaan bersama sama diantaranya
Kutai Barat, Penajam Paser Utara (PPU) dan beberapa Kabupaten lainnya.
Perlu diketahui juga bahwa
penghargaan KLA yang diterima Kota Sanggam (julukan Berau) bukan yang pertama
namun sudah keempat kalinya.
Bisa mendapatkan KLA tingkat
Pratama tidak mudah sebab dalam melakukan penelitian KLA, berbagai indikator
telah diamati, dipantau dan dianalisis guna melihat kemajuan yang telah dicapai
dalam upaya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.
“Adapun nilai tidak hanya
dilakukan pemerintah namun juga tim independen. Terdiri dari pakar bidang anak,
kementerian terkait dan perguruan tinggi. Sehingga sampai bisa berhasil
mendapat penganugerahan ini suatu kebanggaan,” ungkap Sri Juniarsih.
Dalam penilaian KLA, ternyata tim penilai dibagi menjadi
beberapa kriteria berdasarkan tingkatan hirarki kebijakan hukum yang dibuat,
serta keberhasilan yang dicapai dalam tingkat pratama, madya, nindiya, utama
serta KLA.
Untuk bisa meraih tingkatan KLA
tidaklah mudah mewujudkannya, sebab dibutuhkan komitmen kuat dari pimpinan
daerah, juga perlu koordinasi dan integrasi semua program untuk anak, serta
kerja sama semua pihak. Anugerah KLA merupakan hasil kerja bersama tim yang
tergabung dalam pembinaan KLA.
“Semoga berturut turut
keberhasilan ini bisa menjadi semangat untuk mengejar ke tingkat yang lebih
tinggi, bahkan bisa sampai tingkat utama dan semoga bisa sampai ke KLA suatu
hari,” ucapnya.
Setidaknya tambah Bupati, tahun
depan diupayakan bisa diatas Madya. “Oleh karena itu kita kejar poin yang
tinggi nilainya tapi kita belum punya yakni Perdanya,” ujar Srikandi pertama
menjadi Bupati di Bumi Batiwakkal tersebut.
Pemberian penghargaan lanjut Sri Juniarsih merupakan kebanggaan,
namun penghargaan bukan menjadi tujuan akhirnya. Tetapi dengan penghargaan
tersebut, diharapkan mampu memacu untuk lebih tertantang sehingga lebih
memperhatikan secara serius dalam pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak
didaerah tercinta ini.
“Karena melindungi satu anak
berarti melindungi satu bangsa,” kata beliau. Poin lain yang terus harus
dikejar adalah strategi bagaimana menggerakkan pemerintah melalui OPD,
masyarakat dan dunia usaha serta media.
“Besar harapan kami dari gugus tugas ini kelak mampu semakin terus
menyusun formulasi bagaimana melakukan koordinasi lebih baik dan intens dalam
hal perlindungan khusus anak. Harapan saya sebagai Bupati, pertama saya sangat
mengapresiasi perjuangan teman teman di DPPKB3A. Terkait dengan harapan saya ke
depan dengan adanya peringkat ini semoga bisa dipelajari indikator-indikator
keberhasilannya sehingga mudah-mudahan di tahun depan sudah bisa mencapai
minimal Madya,” kata orang nomor satu di Kabupaten Berau itu.
Dalam menerima penghargaan
nampak hadir selain Bupati dan Plt Kepala DPPKB3A juga dihadiri oleh Kepala
Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) yang juga merupakan
Plt Asisten II Sekkab Berau Agus Wahyudi. ( sep/adv)