Kaji Penyebaran dan Perkembangan Islam di Tanah Kutai, MUI Dan DMI Jakarta Bersilaturahmi dengan Sultan Kukar
TENGGARONG.
Majelis Ulama Indinesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta
bersilaturahmi dengan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, di kedaton
Sabtu (15/07/2017) pecan lalu.
Menteri Sekretaris Kedaton. DR. Haji Aji Pengeran Gondo Prawiro, yang mewakili sambutan Sultan Haji Aji Muhammad Salehuddin II, mengucapkan selamat datang di tanah kutai kepada rombongan.
Menurut catatan sejarah pada Abad ke 16 pada saat pemerintahan Raja Mahkota Mulia Islam datang dua Ulama yang bertujua untuk menyebarkan Agama Islam di Kerajaan Kutai yang di kenanl dengan Tuanku Tunggang Parangan dan Datuk Ribandang
“Dari dua Ulama Besar itulah Islam mulai menjadi Agama yang di anut oleh Kerajaan dan Rakyatnya dan berkembang hingga sekarang” jelas Pengeran Gondo.
Kunjungan para ulama dari Jakarta ini adalah suatu kerhormatan dan kebahagian bagi Sultan Kutai, kedatangan para ulama dari Jakarta ini juga sangat bermanfaat bagi umat dan tokoh agama untuk meningkatak tali silaturahmi antara Ulama Jakarta dan Ulama Kutai Kertanegara (Kukar).
“Tanggal 23 (bulan ini) kami akan melaksanakan Upacara Adat Erau, yang dilaksanakan setiap tahun kami berharap dengan adanya silaturahmi ini, kami ingi mendapatakan Doa dari bapak-bapak Ulama semua, semoga Sultan Kutai Selalu diberi kesehatan dalam melaksanakan Acara Adat nanti serta acara berlangsung dengan lancara dan berjalan dengan sebaik-baiknya” harap Pengeran Gondo.
Sementara pimpinan rombongan KH. Abu Khairi. Pd.D, mengatakan sangat berbangga sekali bisa mengetahui secara langsung perkembangan dan penyebaran gama islam di kerajaan kutai pada zanam dulu sampai sekarang yang masing terjaga, dan masih saling hormat-menghormati antar umar beragama, yang telah di ketahu bahwa Kalitantan Timur khususnya kukar itu terdiri dari bermacam suku dan agama bisa di katakan kukar adalah Mininya Indonisia.
“Kami
dari MUI dan DMI Jakarta masih inging menggali lebih dalam lagi tentang
penyebaran angama Islam di Tanah Kutai yang sampai kerang bisa hidup rukun dan
damai bersama suku dan agama lainya,kami juga ingin menimba keilmuan dari kukar
untuk bisa kami terapka di Jakarta” tegasnya. aji/poskotakaltimnews.com