1 September 2022, Obyek Wisata Pulau Kumala Resmi Dibuka
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Sempat vakum sekitar 3 tahun, obyek wisata Pulau Kumala Tenggarong resmi dibuka kembali, sejak Kamis (1/9/2022).
Dengan dibukanya kembali obyek wisata Pulau
Kumala, diharapkan dapat memberikan multi flayer effect, khsusnya bagi
masyarakat Kukar.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar H
Slamet Hadiraharjo mengatakan, sejak hari ini Kamis 1 September 2022) Pulau
Kumala resmi dibuka, sarana dan prasaran Pulau Kumala juga sebagian telah
dibenahi, sehingga pengunjung merasa nyaman berada di Pulau Kumala.
"Selama ini Pulau Kumala ditutup karena
selain pandemi Covid-19, dan juga kendalanya instalasi listrik serta air yang
perlu dibenahi, dan hal itu akhirnya bisa tertangani dengan baik, sehingga
disini sudah ada air dan listriknya," kata Slamet Hadiraharjo kepada
Poskotakaltimnews, Kamis (1/9/2022).
Kata dia, wahana di Pulau Kumala juga akan
dihidupkan kembali, hal ini untuk menarik pengunjung lebih banyak. Sementara
wahana yang telah diperbaiki ialah wahana komidi putar. Pembenahan di Pulau Kumala
terus dilakukan demi tahap.
Ia juga menyebutkan, Dinas Pariwisata akan
bersinergi dengan beberapa OPD di Kukar, seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas
Pertanian. Sinergitas perlu dilakukan untuk mencapai hasil yang maskimal.
"Kedepan Pulau Kumala kita libatkan
Dinas Pertanian untuk membangun Green House, dan Universitas Kutai Kartanegara
(Unikarta), untuk mengelola Green House tersebut," ungkapnya.
Sehingga di Pulau Kumala bukan sebagai tempat
wisata, refreshing, namun sebagai wadah edukasi yang berkaitan dengan
pertanian.
Menurutnya, Pulau Kumala merupakan potensi
untuk peningkatan PAD, sebab jika dilihat dari antusias masyarakat dengan
mendengar kabar bahwa Pulau Kumala akan dibuka, masyarakat sangat menantikan
hal itu.
Selain itu juga, ekonomi kreatifnya juga
berjalan dengan baik, di Pulau Kumala banyak pelaku UMKM, baik dari sovenir,
makanan, hingga permainan.
"Kita berharap, destinasi wisata di Kukar
khususnya Pulau Kumala hidup kembali, bisa meningkatkan PAD, ekonomi kreatif
juga, kita optimis itu bisa tercapai," sebutnya .
Sementara itu pengunjung Pulau Kumala yang
berasal dari Kecamatan Sanga Sanga, Teguh Januar Saputra mengatakan, obyek
wisata Pulau Kumala ini menarik, jika semua sarana dan prasaran tertata dengan
baik.
"Mungkin ini karena lama tidak dibuka,
makanya banyak sarana dan prasarana yang harus dibenahi. Saya berharap kepada
pemerintah daerah sarana dan prasarana disini terus dijaga dengan baik, yang
rusak segera diperbaiki, sehingga Pulau Kumala berkesan nyaman dan menarik,"
ujar Teguh Januar Saputra.
Dirinya mengaku, mengetahui informasi
berkaitan dengan Pulau Kumala dibuka kembali melalui media sosial. "Maka
dari itu, saya dan keluarga mengunjungi Pulau Kumala, karena sudah lama juga
tidak dibuka," tutupnya.(*riz/adv)