Dukung Program Nasional, Pemkab Gelar Pelatihan CKAN Operator Input Portal Satu Data bagi ASN Kutim

img

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman buka Pelatihan CKAN Operator Input Portal Satu Data bagi ASN Kutim

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, SANGATTA-Bupati Ardiansyah Sulaiman membuka Pelatihan CKAN Operator Input Portal Satu Data Kutai Timur pada Rabu (30/11/2022) di Hotel Royal Victoria jalan A.W. Syahrani, Teluk Lingga, Sangatta Utara.

Pelatihan yang diinisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik ini bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terkait keterbukaan informasi publik. Oleh karenanya, para peserta merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di OPD/SKPD di Kabupaten Kutai Timur.

Pembuatan portal satu data ini kata Bupati Ardiansyah Sulaiman, benar-benar sangat penting dalam pembangunan. Pasalnya, ini merupakan cara untuk mendekatkan dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat khususnya yang ada di Kutai Timur.

Melihat pengalaman yang telah terjadi, Pemerintah Kutai Timur sudah berkali-kali mendapatkan surat dari Ombudsman RI prihal permintaan masyarakat yang menginginkan data namun tidak tersedia.

Kedepannya, portal satu data ini bisa menjadi wadah pengaduan masyarakat. Salah satu komitmen pemerintah dalam menyajikan data secara tepat dan akurat. Selain itu, portal satu data ini merupakan program Nasional yang disebut Satu Data Indonesia.

"Ini komitmen mendukung program satu data Nasional yang sudah di amanatkan di dalam undang-undang. Program ini harus dijalankan oleh pemerintah daerah," ungkapnya.

Pria kelahiran 1964 ini menegaskan bahwa portal satu data tidak kalah penting dalam membangun sinergitas antar stakeholder dan OPD, pemerintah dan masyarakat. Sebab, portal satu data memuat informasi penting bagi mereka yang membutuhkan.

Menurut Ardiansyah, keberadaan portal satu data ini mampu merubah tata kelola pemerintahan. "Mengapa, karena program kerja kedepannya lebih menyasar tepat sasaran. Termasuk mampu mengevaluasi kinerja lingkungan OPD dan ASN," katanya.

Pada kesempatan itu, peserta yang telah diutus untuk mengikuti pelatihan pada hari ini diharapkan bisa memahaminya dengan baik. "Jika dalam prosesnya ada yang kurang atau belum lengkap, maka bisa disampaikan ke kepala SKPD," pesannya.

Data-data penting akan memberikan daya dukung pengelolaan yang lebih efektif bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Mulai dari proses program pembangunan, lalu perencanaan dan pelaksanaan.

"Kemudian dilanjutkan dengan melakukan evaluasi menggunakan data akurat yang dapat dipertanggungjawabkan," tegas mantan Legislator Kutai Timur tersebut.(adv)