Dewan Minta Lelang Kegiatan di APBD-P 2023 Dipercepat
Anggota DPRD Kukar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Saparuddin Pabonglean
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kukar 2023 telah
disahkan DPRD Kutai Kartaneara melalui rapat paripurna beberapa waktu lalu. Nilainya
mencapi angka Rp.11,6 triliun.
Dengan disahkannya anggaran perubahan
tersebut, banyak pihak berharap kegiatan kegiatan yang masuk dalam batang tubuh
APBD Perubahan Kutai Kartanegara bisa berjalan sesuai harapan, penyerapan
anggaran maksimal, sehingga benar benar dirasakan masyarakat Kutai Kartanegara.
Anggota DPRD Kukar dari Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) Saparuddin Pabonglean mengatakan, pemerintah daerah melalui
setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus kerja cepat, karena waktu yang
singkat efektifnya hanya 3 bulan.
"Terutama proses lelang harus
dipercepat, sehingga pekerjaan yang sudah direncanakan bisa segera
dilaksanakan," kata Saparuddin Pabonglean kepada Poskotakaltimnews, Sabtu
(2/9/2023).
Ia menyebutkan, jangan sampai pelaksanaan
program yang sudah ditetapkan terutama program yang sifatnya strategis lambat
pekerjaannya, yang mengakibatkan SILPA.
"Pemerintah daerah harusnya belajar dari
permasalahan klasik ini, dari tahun ke tahun hampir saja terjadi. Pada APBD
murni 2023 SILPA kita mencapai Rp 1,8 triliun," sebutnya.
Menurutnya, SILPA tersebut hampir dengan
nilai APBD di Kabupaten/Kota lainnya. Serapan APBD Kukar menunjukkan indikator
kinerja, kesiapan OPD dalam merealisasikan kegiatannya.
"Jangan sampai ada ego sektoral menjadi
penghambat, tapi bagaimana pemerintah dengan SDM yang ada ini mengerahkan
seluruh daya upaya untuk percepatan kegiatan, apalagi untuk OPD skala
besar," tuturnya.
Selain itu, yang menjadi kendala pada suatu
pekerjaan karena faktor alam, dan kelangkaan material. Hal itu sering terjadi
karena setiap penyedia bakal rebutan material.
"Apalagi ada pembangunan IKN ini yang
menyedot banyak material," ungkapnya.
Dirinya juga mengapresiasi kepada pemerintah
daerah, yang sudah berupaya merealisasikan setiap rencana kegiatannya. Dan juga
sudah menggali sumber sumber dana untuk menjadi sumber pendapatan daerah.(riz/adv)