Olahraga Tradisional, Pemerintah Diminta Terus Lakukan Pembinaan

img

Ahmad Zulfiansyah

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Lomba Olahraga Tradisional (Oltrad) yang dihelat oleh Dispora Kukar untuk memeriahkan pelaksanaan Erau 2023, mendapat dukungan penuh dari salah satu anggota DPRD Kukar Ahmad Zulfiansyah.

Menurutnya, Oltrad tersebut memang harus dikembangkan karena memang dulunya bagian dari budaya Kutai. Maka dari itu pemerintah daerah harus terus melakukan pembinaan pembinaan olahraga tradisional.

"Seperti Behempas ini sudah jarang ditemui, bahkan di Erau pun jarang dipertandingkan. Oltrad perlu dimunculkan dan dikenalkan lebih luas kembali," kata Ahmad Zulfiansyah kepada Poskotakltimnews.

Sehingga eksistensinya tetap terjaga, dan menjadi ciri khas Kutai itu sendiri. Apalagi kedepan banyak pendatang dari luar Kaltim ke Kaltim, artinya ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan oltrad kepada mereka.

"Makanya kami coba mengangkat kembali itu, dan bisa menjadi ciri khas Kutai," jelasnya.

Diketahui, lomba Oltrad dilaksanakan sejak 25-27 September 2023. Sebanyak 1522 peserta atau penggiat yang mengikuti lomba oltrad tersebut, yang berasal dari sejumlah Kabupaten/Kotadi Kaltim.

"Untuk tempat pelaksanaan oltrad dibagi menjadi 3 tempat yakni, pendestarian dekat jembatan, halaman parkir jembatan repo repo, dan halaman planetarium," ucap Aji Ali Husni Kepala Dispora Kukar.

Adapun jenis lomba oltrad yang dilakukan saat ini ialah, behempas bantal, belogo, dagongan, enggrang, gasing. Sedangkan gasing itu ada 3 kategori yakni, gasing beturai, bepepal, dan berajaan. Kemudian ada oltrad hadang, kelom panjang, menyumpit, panahan, dan ketapel.(riz/adv)