Ikan Asap Teluk Sulaiman Kembali Mengepul, Warga Hidupkan Tradisi dan Ekonomi Kampung

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Asap tipis mengepul dari tungku-tungku pengasapan di Kampung Teluk Sulaiman, Kecamatan Biduk-Biduk. Aroma gurih ikan tongkol yang dipanggang perlahan di atas bara kelapa itu seolah menandakan satu hal, tradisi lama kembali hidup, ekonomi kampung kembali bergerak.

 

Adalah Sigap Tematik, program hasil kolaborasi antara DMPK, Berau Coal, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), dan Yalira, yang menjadi motor penggerak kebangkitan ini. Program ini mendorong para  fasilitator kampung bekerja sama dengan  BUMK Pasir Putih dan pemerintah kampung untuk mengangkat potensi lokal yang sempat tertidur.

 

“Kami mulai lagi dengan 20 kilogram ikan tongkol untuk percobaan. Rasanya seperti menghidupkan kembali kebanggaan kampung kami,” tutur  Rusdiana, Ketua BUMK Pasir Putih , tersenyum di sela proses pengasapan.

 

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar produksi ikan asap, tetapi juga bentuk kebangkitan ekonomi masyarakat Teluk Sulaiman. “Kami ingin produksi lebih banyak, tapi masih terkendala alat dan modal. Semoga ada dukungan lagi dari pemerintah kampung dan dinas perikanan,” harap Rusdiana.

 

Fasilitator Sigap Tematik turut mendampingi masyarakat dalam perbaikan teknik pengasapan, pengemasan, hingga strategi pemasaran agar produk  ikan asap Teluk Sulaiman bisa menembus pasar luar daerah.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan berbagai pihak, asap yang dulu hanya nostalgia kini kembali menjadi simbol ketahanan ekonomi dan kearifan lokal pesisir Berau. (sep/FN)