Dewan Apresiasi Program Pemkab Berau Mendukung Kemajuan Kampung Tertinggal Menuju Berkembang

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai program yang telah direalisasikan Pemerintah Kabupaten Berau di kampung-kampung, khususnya di wilayah Tabalar. Ia menilai, kepuasan para Kepala Kampung atas capaian pembangunan menjadi tanda bahwa program Pemkab Berau  mulai menyentuh kebutuhan masyarakat.

 

Dengan perubahan wajah pembangunan di Kecamatan Tabalar seperti Jalan dan Jembatan mulai terbangun, akses antarwilayah kian terbuka, dan status kampung pun kini meningkat dari tertinggal menjadi berkembang. Namun di balik capaian itu, DPRD Berau tetap mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

 

“Perubahan ini sangat kami apresiasi. Semoga rasa puas seperti ini bisa terus kita dengar pada tahun-tahun berikutnya, seiring terealisasinya program-program daerah kampung-kampung Kecamatan lainnya ,” ujar Gideon baru-baru ini dikantor Dewan.

 

Menurutnya, sebagai Wakil Rakyat terus berupaya agar Lembaga DPRD Berau dapat  menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran agar setiap program berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga. Dari berbagai usulan yang disampaikan masyarakat, pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas utama. Jalan, jembatan, hingga sarana pendukung lainnya dinilai sebagai kebutuhan mendasar untuk menunjang mobilitas dan menggerakkan roda ekonomi kampung.

 

Dalam kesempatan itu Gideon juga mengingatkan agar perhatian tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik. Ia berharap sektor pendidikan dan kesehatan tetap mendapat porsi perhatian yang memadai.

 

“Menurut kami  pembangunan infrastruktur memang penting sebagai fondasi pertumbuhan. Tetapi tanpa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan layanan kesehatan, kemajuan tidak akan berjalan optimal dan berkelanjutan,” tukasnya.

 

Lebih jauh, Gideon mengapresiasi peningkatan status kampung di Kecamatan Tabalar yang kini tidak lagi masuk kategori tertinggal. Baginya, capaian tersebut patut disyukuri, namun tetap harus dibarengi dengan evaluasi menyeluruh agar status itu benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat. “Ini capaian yang membanggakan. Tapi kita harus pastikan peningkatan status itu sejalan dengan kenyataan di lapangan dan benar-benar berdampak pada kesejahteraan warga,” ujarnya.

 

Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk menjaga konsistensi pembangunan yang merata, sehingga seluruh kampung di Tabalar dapat terus berkembang dan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, Tabalar dinilai memiliki peluang besar untuk tumbuh lebih cepat tidak hanya secara fisik, tetapi juga dalam kualitas hidup warganya. (sep/FN/Advertorial)