Komunitas Jelajah Touring Merdeka Bawa Misi Kenalkan Pesona Berau hingga ke Penjuru Nusantara

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Perjalanan panjang para rider di Komunitas Jelajah Touring Merdeka menuju Kabupaten Berau bukan sekadar agenda touring biasa. Di balik perjalanan panjang yang telah ditempuh, terdapat banyak cerita menarik tentang keindahan Bumi Batiwakkal yang dapat dibagi ke seluruh masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

 

Kedatangan rombongan Jelajah Touring Merdeka tersebut disambut hangat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau. Pemerintah daerah melihat kunjungan komunitas tersebut sebagai momentum strategis untuk memperluas promosi pariwisata Berau melalui pengalaman langsung para peserta.

 

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, menyampaikan apresiasi atas kedatangan rombongan di Kabupaten Berau. Ia menilai, kehadiran komunitas dari luar daerah dapat menjadi media promosi yang efektif karena peserta tidak hanya mendengar cerita mengenai destinasi wisata Berau, tetapi dapat melihat dan merasakan langsung pesonanya.

 

“Kami dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyambut baik dan mengucapkan selamat datang di Kabupaten Berau. Selamat menikmati perjalanan yang cukup panjang ini,” ujar Yudha.

 

Menurutnya, komunikasi antara Disbudpar dan pihak penyelenggara telah dilakukan secara intensif sebelum rombongan tiba di Tanjung Redeb. Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan perjalanan para peserta dapat berjalan lancar selama mengeksplorasi sejumlah destinasi wisata di Berau.

 

Setibanya di Tanjung Redeb, perjalanan rombongan belum berhenti, mereka dijadwalkan melanjutkan penjelajahan ke sejumlah kawasan yang menjadi daya tarik wisata Berau, di antaranya Tanjung Batu, Pulau Derawan, hingga Biduk-Biduk.

 

Rangkaian perjalanan tersebut sekaligus memperlihatkan betapa beragamnya wajah pariwisata Berau. Dari pesona laut dan kepulauan hingga bentang alam pesisir, setiap destinasi menawarkan pengalaman berbeda yang dapat menjadi bahan cerita bagi para peserta setelah kembali ke daerah asal.

 

Perjalanan komunitas touring dari luar daerah ini dinilai dapat menjadi promosi berjalan bagi pariwisata Berau. Dokumentasi perjalanan, foto, video, hingga cerita yang dibagikan peserta melalui jejaring komunitas dan media sosial berpotensi menjangkau masyarakat yang jauh lebih luas.

 

“Saya yakin dan percaya destinasi wisata yang dikunjungi dapat menambah wawasan serta memperlihatkan keindahan alam Kabupaten Berau. Kami berharap keindahan ini diliput dan disebarluaskan kepada seluruh masyarakat luas,” kata Yudha.

 

Ia berharap, pengalaman yang dibawa pulang para peserta tidak berhenti sebagai kenangan pribadi. Lebih dari itu, cerita tentang destinasi yang mereka kunjungi diharapkan dapat memunculkan rasa penasaran masyarakat luar daerah untuk datang dan melihat langsung keindahan Berau.

 

Bagi daerah, promosi semacam ini dinilai memiliki nilai penting. Sebab, wisatawan yang datang dan kemudian membagikan pengalaman perjalanannya dapat turut memperkenalkan destinasi secara organik kepada jaringan yang mereka miliki. Dengan demikian, satu perjalanan touring dapat membuka peluang bagi semakin banyak orang untuk mengenal Berau.

 

Kehadiran komunitas tersebut juga menjadi gambaran bahwa akses menuju Berau bukan hanya tentang mencapai sebuah daerah tujuan, tetapi juga mengenai pengalaman perjalanan dan destinasi yang ditemui sepanjang penjelajahan. Disbudpar berharap seluruh peserta dapat menikmati perjalanan sekaligus mengenal lebih dekat potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Berau.

 

“Semoga seluruh peserta selamat hingga kembali ke daerah asal dan membawa kenangan indah dari Berau,” pungkasnya.

 

Kini, perjalanan Komunitas Jelajah Touring Merdeka bukan hanya soal roda kendaraan yang terus bergerak. Dari Berau, mereka juga diharapkan membawa pulang cerita tentang surga wisata Bumi Batiwakkal untuk dibagikan kepada lebih banyak orang di penjuru Nusantara.(sep/FN)