Konsultasi Soal DBH, Pejabat Kukar Datangi Dirjen Migas
TENGGARONG, Bupati Hj
Rita Widyasari bersama Ketua DPRD Kukar Salehudin, Wakil Bupati dan sejumlah
unsur Muspikab Kutai Katanegara, Senin (18/9) lalu mendatangi Dirjen
Migas di Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jakarta.
Kedatangan orang penting
Kukar itu untuk mempertanyakan lifting Migas dengan Dirjen Migas karena
menganggap realisasi DBH Migas yang diterima Kukar sejauh ini sangat tak
memadai.Ketua DPRD Kukar Salehudin mengatakan, kedatangan dirinya bersama para
Bupati dan pejabat Kukar ke Kementerian ESDM, merupakan langkah koordinasi dan
konsultasi terkait dengan optimalisasi penerimaan DBH dari sector migas.
“Sejak 2015 tren DBH
mengalami menurunan sehingga APBD terus mengalami penurunan pula,” kata
Salehudin.Berdasar hitungan lifting dan DBH migas antara DPRD dan Pemkab sejak
2010 hingga 2017 terdapat trend penurunan salah satu penyebabnya perbandingan
antara proses lifting produksi migas dibanding realisasi pendapatan Kukar
sangat jauh sekali.“Produksi migas mengalami penurunan, tapi tidak drastis.
Hanya satu atau dua digit angka, sementara pendapatan (BDH) kita berkurang
terutama pada 2015-2017 ini,” bebernya.
Dalam hasil pertemuan itu
Dirjen Migas merespon dan akan membentuk tim untuk penghitungan realiasi DBH
dan lifting migas.
Sementara berbicara
terkait kondisi keuangan Kukar, adaa angina segar dari pemerintah pusat, bahwa
dana transfer untuk triwulan tiga pada 2017 ini akan ditranfer pusat pada 25
September 2017 mendatang.
Bupati Hj Rita Widyasari menyatakan,
jika dirinya telah bertemu dengan Dirjen Keuangan Bapak Budiarso
Teguh Widodo. Dalam pertemuan itu terungkap bahwa dana triwulan 3 untuk Kukar
akan dilakukan pada 25 September, kemudian untuk triwulan IV akan dihitung
paska prognosis
bulan November, tapi pasti 2017, sehingga dipastikan transfer DBH dar
pemerintah pusat ke Kukar tidak akan alami penundaan sampai 2018.awi/poskotakaltimnews.com