Polres Kukar Dalami Kasus Dugaan Tambang Ilegal Tenggarong

img

Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Polres Kukar merespon menyikapi kasus tambang yang diduga ilegal di Dusun Sukodadi Kelurahan Mangkurawang Tenggarong.

KapolresKukar AKBP Heri Rusyaman mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan di RT 15 yang merupakan lokasi penambangan batubara.”Kita sudah turunkan tim untuk lakukan pengecekan,” katanya kepada awak media, Kamis (1/2/2024).



Ia mengungkapkan bahwa aktivitas tambang ilegal ini merupakan permasalahan yang terjadi dengan kurun waktu yang cukup lama diberbagai wilayah. Dan tidak lepas dari masalah legalitas, mulai dari izin , Amdal bahkan hingga adanya sengketa tanah.

“Tambang ilegal ini ibarat seperti buah simalakama. Yang memiliki sisi positif dan negatif. Namun, sejatinya, kepolisian akan menindak apabila kegiatan tersebut tidak sesuai dengan peraturan dan tentunya telah mengganggu kepentingan masyarakat” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan akan mengkoordinasikan dan melakukan penyelidikan secara intensif. Apabila kegiatan tambang tersebut jelas menganggu ketertiban atau kepentingan masyarakat, maka pihak kepolisian akan menindak dan memprosesnya.

Ia juga mengaku, hingga saat ini Polres Kukar belum ada menerima laporan secara resmi dari para warga Dusun Sukodadi yang beberapa waktu lalu telah melakukan aksi penolakan aktivitas tambang yang diduga ilegal tersebut.

“Kita akan melakulan pendalaman aktivitas tambang yang diduga ilegal tersebut, tanpa mengesampingkan asas praduga tak bersalah yang merupakan bagian dari penegakan hukum.”bebernya.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam proses penanganan aktivitas tambang yang diduga ilegal ini, meski tanpa adanya laporan namun apabila aktivitas tersebut tidak memiliki izin resmi, tentunya pihak kepolisian dapat menindak dan menangani langsung. Ditambah jika adanya laporan dari masyarakat adanya aktivitas tambang ilegal yang berdampak dengan kerusakan lingkungan.

“Kedepannya kami akan terus mengedukasi masyarakat tentang tambang ilegal ini. Jangan sampai menganggu ketertiban dan keamaan, terutama menjelang Pemilu ini,” tutupnya.(*tan)